Breaking News:

Terkini Daerah

Pria 45 Tahun Cabuli Balita di Tempat Penitipan Anak, Ibu Korban: Dibekap Mulutnya dan Diancam

Ibu korban pencabulan menceritakan bagaimana anaknya yang masih balita menjadi korban pelecehan seksual oleh pemilik penitipan anak.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
blog.appystore.in
Ilustrasi anak saat diantar ke tempat penitipan anak. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang bocah berusia lima tahun di Samarinda, Kalimantan Timur telah berulang kali menjadi korban pencabulan di tempat penitipan anak.

Pelaku pencabulan tersebut bahkan orang yang sehari-hari berada di tempat penitipan anak tersebut, yakni EF (45) pria yang merupakan suami dari wanita pemilik tempat penitipan anak.

Kejadian diduga sudah terjadi berulang kali sejak bulan Juni lalu.

Ilustrasi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.
Ilustrasi pemerkosaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. (Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan)

Kronologi Pemuda 21 Tahun Cabuli Gadis di Bawah Umur, Lakukan Aksi Bejat di Tempat Pemakaman Umum

Kakek di Jambi Diduga Cabuli 8 Bocah dengan Iming-iming Uang Rp 50 Ribu: Ada Tetangga yang Ngintip

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (9/6/2020), kecurigaan awalnya dirasakan oleh Mawar, ibu korban yang mengamati ada perubahan perilaku terhadap anaknya.

Mawar mengatakan anaknya mulai sering menolak saat diajak ke tempat penitipan anak.

Korban bahkan disebut sering menangis sendiri tanpa sebab yang jelas.

"Dia sering menangis dan tidak mau diantar ke tempat pengasuh," kata Mawar, ibu korban, saat dihubungi Kompas.com, Senin (8/6/2020).

Keanehan lain ditunjukkan bocah tersebut saat malam hari tiba.

"Saat malam (korban) suka bangun tiba-tiba, lalu teriak-teriak," tambahnya.

Kecurigaan Mawar memuncak saat ia memandikan anaknya Minggu (31/5/2020).

Kala itu ia menemukan adanya luka pada kemaluan dan perut anaknya.

Mawar pun mencoba membujuk anaknya menceritakan apa yang dialami olehnya.

Korban kemudian mengungkapkan perilaku bejat EF terhadap dirinya.

"Akhirnya anak saya cerita. Katanya, dia empat kali dicabuli oleh pelaku. Dibekap mulutnya dan diancam jangan cerita siapa-siapa," terang Mawar.

Mawar mengatakan anaknya kini mengalami trauma berat akibat peristiwa tersebut.

Halaman
12
Tags:
Kasus PencabulanPencabulanSamarindaKalimantan Timur
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved