Virus Corona
Soroti Cueknya Warga Indonesia, Agus Pambagio Khawatir Jakarta Memburuk di PSBB Transisi
Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio khawatir kondisi Jakarta semakin memburuk karena masyarakat yang tidak peduli aturan di masa PSBB transisi.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Claudia Noventa
"Jika tidak perlu sekali, tolong jangan pergi kemana-mana," lanjutnya.
• Jakarta Terapkan PSBB Transisi, Menkominfo Johnny Plate: Bisa Jadi Barometer Dunia Internasional
Agus kemudian menceritakan suasana nyata yang ia saksikan di lapangan.
Sehabis menjalani rapat di Kantor kementerian PUPR di Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, dirinya melihat banyak warung masih buka.
Apalagi warung yang ia lihat buka adalah warteg dan warung padang yang notabene menerapkan prinsip prasmanan.
Prasmanan sendiri termasuk hal yang dilarang oleh Anies selama masa transisi.
Agus menyimpulkan saat ini yang berperan besar adalah masyarakat.
Bagaimana masyarakat bisa bertanggung jawab untuk disiplin.
"Jadi sepertinya tanggung jawab terhadap Covid ini sudah beralih ke kita, ke masyarakat," ujarnya.
Dirinya khawatir apabila masyarakat terus abai, gelombang kedua akan datang dengan bahaya yang lebih besar.
"Saya berharap Pemprov DKI siap untuk ada second wave-nya lebih mengerikan kalau sampai ini terjadi karena orang sudah 50 persen diperbolehkan," ungkapnya.
Agus menganggap apabila hanya aparat keamanan seperti TNI dan Polri yang melakukan pengawasan, hal tersebut tidak akan bisa efektif.
Ia menekankan saat ini tanggung jawab masyarakat adalah kunci utama.
"Jadi memang tanggung jawab ada di kita, itu yang perlu diperhatikan," tegasnya.
Kemudian Agus mengungkit adanya 66 RW di Jakarta yang masih termasuk zona merah.
"Kita enggak tahu apakah orang-orang dari daerah merah (zona merah) itu akan keluyuran," tandasnya.