Virus Corona

New Normal, Sekolah akan Dibuka 15 Juni, Kak Seto Minta Jangan Kejar Target: Kemudian Banyak Korban

Ketua LPAI Seto Mulyadi menyampaikan pendapatnya tentang wacana sekolah yang akan dibuka kembali.

Capture YouTube TvOne
Ketua LPAI Seto Mulyadi (Kak Seto) meminta tidak terburu-buru membuka sekolah dalam rangka new normal, dalam Kabar Petang, Kamis (28/5/2020). 

"Jangan sampai hanya sekadar mengejar kurikulum, mengejar target, tapi kemudian banyak korban," jelas Seto.

Merespons Agus Pambagio soal New Normal, Ali Ngabalin: Presiden Mengatakan Harus Produktif dan Aman

Menurut Kak Seto, ada sejumlah koordinasi yang harus dilakukan untuk mempersiapkan anak-anak kembali ke sekolah setelah belajar di rumah selama dua bulan lebih.

Pasalnya pembukaan kembali sekolah bukan hanya berkaitan dengan pendidikan siswa, tetapi juga penyesuaian kembali psikologis anak.

"Koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19, mungkin juga dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia, juga dengan Himpunan Psikologi Indonesia," jelasnya.

"Masalah yang dihadapi anak-anak bukan hanya masalah kesehatan fisik, tapi juga kesehatan mental psikologisnya," papar Seto Mulyadi.

Ia menyebutkan terdapat sejumlah masalah yang dihadapi anak-anak berdasarkan koordinasi dengan lembaga penyuluhan anak di berbagai provinsi.

"Misalnya, munculnya berbagai masalah psikologis, demotivasi, kecemasan, munculnya kekerasan, munculnya fobia pada anak," ungkap pemerhati anak tersebut.

"Ini berpengaruh pada konsentrasi siswa," lanjutnya.

Masalah-masalah tersebut harus menjadi pertimbangan utama sebelum membuka kembali sekolah.

Ia menyarankan sekolah memiliki fasilitas pendampingan psikologi anak.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved