Virus Corona
Usia 45 Tahun Boleh Beraktivitas, Pakar Kesehatan Masyarakat: Hasil Kompromi Risiko Kematian
Pakar Kesehatan Masyarakat, Hasbullah Thabrany tanggapi pernyataan yang membolehkan masyarakat usia 45 tahun ke atas kembali beraktivitas.
Penulis: Elfan Fajar Nugroho
Editor: Claudia Noventa
"Yang terjadi selama ini ya begitu memang, kompromi."
Meski begitu, dirinya mengatakan kebijakan tersebut tetap mempunyai risiko tersendiri terkait penyebaran Virus Corona.
Thabrany meminta kepada pemerintah untuk tidak lantas membiarkan mereka masyarkat berusia di bawah 45 tahun untuk bebas beraktivitas.
Ia juga menanyakan soal prosedur yang dipakai untuk memantau apakah benar-benar mereka berusia 45 tahun ke bawah.
• Soal Jokowi Target Kurva Corona Turun, Ali Ngabalin Minta Doa: Mei-Juni Itu Kan Panas Banget
"Sebetulnya, kebijakan PSBB itu juga adalah kompromi antara kepentingan kesehatan dan kepentingan ekonomi," ungkapnya.
"Tetapi saya wanti-wanti, di lapangan sulit mengontrol mana yang 45 tahun ke atas mana yang 45 ke bawah."
"Sehingga kebijakan ini bisa menimbulkan ada tambahan kasus baru, ini yang harus kita antisipasi."
"Jadi harus diikuti dengan kontrol dan penegakan hukum yang kuat," pungkasnya.
Simak videonya mulai menit ke-2.50:
Soal Pelonggaran PSBB, Ali Ngabalin: Kita Lihat Kurvanya Juga Turun
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memberikan tanggapan terkait peluang akan diberikan pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Dilansir TribunWow.com, Ali Ngabalin seakan tidak menolak dengan rencana pelonggaran PSBB tersebut.
Menurut Ali Ngabalin, peluang untuk memberikan pelonggaran PSBB akan dilakukan dengan melihat kondisi di lapangan.

• Kata Ali Ngabalin soal Dampak Transportasi Jalan dan Isu Pelonggaran PSBB: Itulah Sebuah Kenyataan
Sedangkan Ali Ngabalin menilai kurva penyebaran Virus Corona mengalami penurunan atau bisa dikatakan melandai.
Hal ini disampaikan Ali Ngabalin dalam acara Fakta yang tayang di kanal Youtube Talk Show tvOne, Senin (18/5/2020).