Breaking News:

Virus Corona

Kata Ali Ngabalin soal Dampak Transportasi Jalan dan Isu Pelonggaran PSBB: Itulah Sebuah Kenyataan

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memberikan tanggapan terkait dengan dampak pelonggaran PSBB.

Capture YouTube Talk Show TvOne
Tenaga Ahli Utama KSP Ali Mochtar Ngabalin. Ali Ngabalin membahas pelonggaran PSBB, dalam acara Fakta, Senin (18/5/2020). 

TRIBUNWOW.COM - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin memberikan tanggapan terkait dengan dampak pelonggaran PSBB.

Dilansir TribunWow.com, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang menegaskan belum memberikan kelonggaran, namun pemerintah telah mengizinkan semua moda transportasi untuk kembali beroperasi.

Dampaknya, masyarakat seperti mendapatkan ruang untuk kembali beraktivitas atau bahkan digunakan untuk mudik ke kampung halaman.

Dan puncaknya yaitu seperti yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Kamis (14/5/2020), yakni terjadi penumpukan calon penumpang.

Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta penuh kerumuman di tengah PSBB
Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta penuh kerumuman di tengah PSBB (Isimewa/tribunnews)

Deretan Provinsi yang Jadi Tingkat Penularan Tertinggi Virus Corona, Kenaikan hingga 70 Persen

Menurut Ali Ngabalin, masyarakat seharusnya tetap mengikuti aturan yang berlaku selama PSBB.

Sedangkan untuk pembukaan transportasi, Ali Ngabalin menegaskan tidak membuka untuk umum.

Hanya mereka yang sudah memenuhi persyaratan yang dapat menggunakan moda transportasi tersebut.

"Pembatasan sosial berskala besar ini kan memberikan pelajaran yang mendasar bagi kehidupan keseharian, yaitu berbangsa dan bernegara," ujar Ali Ngabalin.

"Sebetulnya kan pembukaan moda transportasi umum itu kan ada kekhususan-kekhususan yang memang harus dijalankan," jelasnya.

Ali Ngabalin juga menegaskan bahwa pembukaan alat transportasi hanya untuk memudahkan untuk urusan logistik, termasuk juga tugas-tugas dari pemerintah terkait penanganan Virus Corona.

Menurutnya, kebijakan tersebut tidak lantas memberikan fasilitas untuk digunakan mudik.

Dirinya menambahkan bahwa pemerintah tetap tidak membenarkan masyarakat untuk mudik.

"Tetapi kan kita tahu bahwa informasi itu keluar, kemudian terkait dengan larangan mudik yang tidak ada perubahan bagi pemerintah," ungkapnya.

Bahas Nasib Warga Miskin selama Pandemi, Pakar: Nanti Tidak Mati karena Corona, tapi Kelaparan

Lebih lanjut, Ali Ngabalin mengakui hal itu dianggap masyarakat sebagai bentuk kelonggaran.

Dan dampak yang terjadi, masyarakat lantas berbondong-bondong memanfaatkan transportasi tersebut.

Halaman
1234
Tags:
Ali Mochtar NgabalinJokowiVirus CoronaCovid-19PSBB
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved