Virus Corona
Lelaki Lebih Rentan Meninggal karena Corona, Ilmuwan Australia Ungkap Alasan Perempuan Lebih Kebal
Profesor Genetika Jenny Graves mengungkapkan alasan perempuan cenderung lebih kebal terhadap Virus Corona (Covid-19) dibandingkan laki-laki.
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Tiffany Marantika Dewi
istimewa via Tribunnews.com
Ilustrasi penanganan pasien Corona di RS Margono Soekarjo, Purwokerto. Profesor Genetika Jenny Graves mengungkapkan alasan perempuan cenderung lebih kebal terhadap Virus Corona (Covid-19) dibandingkan laki-laki.
Berdasarkan grafik yang dibuat SUTD, secara teoretis pandemi di dunia akan berakhir pada 20 Desember 2020.
Sementara itu, di negara Amerika Serikat pandemi diperkirakan akan berakhir pada 10 Oktober 2020.
SUTD mengklaim data tersebut dapat terus berubah setiap harinya sesuai penanganan pandemi di lapangan.
Selain itu, prediksi SUTD juga tidak dipengaruhi kenyataan akibat kebijakan pemerintah.
Data ini dibuat dengan Data-Driven Innovation Lab menggunakan model susceptible-infected-recovered (SIR).
Data dikumpulkan dari seluruh dunia untuk memperkirakan titik puncak dan akhir dari pandemi yang melanda dunia ini. (TribunWow.com/Brigitta Winasis)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI