Jasad ABK Dibuang ke Laut
ABK Indonesia di Kapal China Tuai Sorotan, KBRI dan Polisi Korsel Selidiki Dugaan Penyiksaan
KBRI dan aparat Korea Selatan tengah investigasi dugaan penyiksaan ABK Indonesia yang bekerja di kapal China.
Editor: Atri Wahyu Mukti
Mereka juga mengaku tidak diberi air tawar untuk minum dan harus meminum air laut.
Di antara mereka juga mengaku mendapat kekerasan fisik dari kru kapal senior dan wakil kapten kapal.
Paspor mereka diambil oleh kapten kapal dan upah tiga bulan pertama mereka bekerja tidak diberikan dengan alasan untuk mengganti biaya perekrutan.
Imbas dari kondisi kerja yang buruk ini, mereka mengatakan tiga dari ABK meninggal karena penyakit yang menunjukkan gejala serupa seperti tubuh yang kembung dan sesak napas.
Setelah meninggal, biasanya, jenazah akan disimpan di lemari es dan dibawa kembali, namun jenazah ketiga ABK itu justru dibuang ke laut, ungkap mereka.
Judha Nugraha, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi kematian tiga ABK Indonesia saat kapal sedang berlayar di Samudera Pasifik. (*)
Artikel ini telah tayang di BBC Indonesia dengan judul "ABK Indonesia di kapal China: KBRI dan polisi Korea Selatan selidiki dugaan penyiksaan belasan WNI di kapal China"