Virus Corona
Panik Tetangga Diisukan Meninggal karena Corona, Satu Keluarga di Minahasa Utara Kabur ke Hutan
Satu keluarga dari Desa Winetin, di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, mengungsi ke hutan untuk menghindari Virus Corona.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Lailatun Niqmah
"Namun setelah diberikan pengarahan dari juru bicara Covid-19, maka ia mengizinkan saya untuk memakai APD dan menguburkan jenazah," jelasnya.
Bripka Jerry mengaku sempat merasa takut saat akan melakukan pemakaman, dia merasa waswas ketika memakai APD dan saat mendatangi mobil jenazah.
"Rasa takut itu timbul pada saat saya memakai APD," ungkap Bripka Jerry.
"Juga saat saya berjalan kaki menuju mobil jenazah, di situ rasa takut saya kembali timbul dan malah lebih takut lebih waswas saya waktu itu," katanya menambahkan.
Untuk mengatasi ketakutan itu, Bripka Jerry kemudian berdoa kepada Tuhan, meminta agar diberi kekuatan.
Seketika itulah rasa takutnya hilang, dan ia dapat menjalankan prosesi pemakaman dengan lancar.
"Namun saya berdoa kepada Tuhan agar supaya saya diberikan kekuatan, agar supaya saya menghilangkan rasa takut saya. Dan akhirnya rasa takut itu hilang, dan dengan secepatnya saya menurunkan peti jenazah ke liang penguburan," tandasnya.
Atas aksinya tersebut, Bripka Jerry kemudian dihubungi langsung oleh Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis melalui sambungan video.
Jerry mendapatkan ucapan terimakasih dan kemudian mendapat penghargaan berupa kesempatan belajar di Sekolah Inspektur Polisi (SIP).
Lihat tayangan selengkapnya dari menit pertama:
(TribunWow.com/Noviana Primaresti)
Baca juga artikel ini di Tribunnews.com dengan judul Panik Tetangga Diisukan Meninggal karena Corona, Satu Keluarga di Minahasa Utara Kabur ke Hutan