Breaking News:

Puasa Ramadan 2020

Penderita Diabetes Harus Hati-hati saat Puasa Ramadan, Perhatikan Gejala yang Muncul

Mengidap diabetes saat menjalani puasa Ramadan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi tubuh.

Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Rekarinta Vintoko
PCC Community Markets
Ilustrasi berbuka puasa 

TRIBUNWOW.COM - Mengidap diabetes saat menjalani puasa Ramadan dapat menjadi tantangan tersendiri bagi tubuh.

Pasalnya tubuh harus menyesuaikan kembali jumlah kalori yang masuk selama berpuasa.

Maka dari itu penderita diabetes harus lebih berhati-hati dan memperhatikan gejala yang muncul pada tubuh selama bulan puasa.

Ilustrasi mengecek kadar gula darah.
Ilustrasi mengecek kadar gula darah. (hamad.qa)

10 Tips untuk Mengajarkan Anak Puasa Ramadan, Jangan Memaksa dan Berikan Hadiah

Berikut TribunWow.com berikan tips yang dikutip dari hamad.qa.

Penderita diabetes yang hendak berpuasa harus mengenali kondisi tubuh sebaik-baiknya selama bulan suci Ramadan.

Bila perlu, berkonsultasi ke dokter yang biasa menangani Anda untuk mendapatkan saran tentang obat tertentu yang harus dikonsumsi dan pengaturan konsumsi makanan.

Konsultasi dokter harus meliputi pertanyaan tentang aktivitas fisik, konsumsi makanan, kontrol glukosa, dan konsumsi obar-obatan.

Selain itu, ada pula jenis diabetes melitus yang menyebabkan tubuh gagal memproses gula darah dengan cara yang normal.

Bagi penderita diabetes melitus yang ingin berpuasa, perlu ada kontrol ketat oleh tenaga kesehatan, palagi penderita diabetes yang membutuhkan insulin secara rutin.

Wanita hamil dan menyusui yang juga menderita diabetes harus berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa.

Kemungkinan Anda akan membutuhkan obat-obatan dan asupan makanan tertentu selama berpuasa.

Selama berpuasa, bahaya yang umum dihadapi penderita diabetes adalah naiknya kadar gula darah dalam tubuh.

Ingin Berolahraga saat Puasa Ramadan, Kapan Waktu yang Tepat? Berikut Tipsnya

Gejala-gejala yang harus diperhatikan adalah rasa lapar luar biasa, kelelahan, lemas, pusing, sakit kepala, pandangan berkunang-kunang, tangan bergetar, berkeringat, dan denyut jantung cepat.

Jangan mengabaikan gejala tersebut, karena Anda dapat menderita hiperglikemia (kadar gula darah tinggi).

Jika mendapat gejala tersebut, segera berbuka dengan minum minuman yang mengandung gula dan carilah pertolongan medis agar dapat segera ditangani.

Halaman
1234
Tags:
Puasa Ramadan 2020RamadanPuasaDiabetes
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved