Breaking News:

Kalimantan Timur Ibu Kota Baru

Rocky Gerung dan Faisal Basri Kritik Dewan Pengarah Ibu Kota: PBB Pindah karena Amerika Enggak Suka

Pengamat Politik Rocky Gerung dan Ekonom Senior, Faisal Basri mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Ibu Kota Baru.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Rekarinta Vintoko
YouTube Rocky Gerung Official
Pengamat Politik Rocky Gerung dan Ekonom Senior, Faisal Basri mengkritik kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) Ibu Kota Baru. 

Menurut Faisal Basri, mengapa Jokowi memih tokoh-tokoh asing.

"Yang menarik lagi sampai ditunjuk Dewan Pengarah, Tony Blair kemudian Princenya Uni Emirat Arab dan ada beberapa orang lainnya."

"Saya enggak tahu, ini mau jadi ibu kota PBB mau pindah ke ibu kota baru, karena Amerika makin enggak suka jadi harus berwawasan internasional," kritik Faisal Basri.

Menurutnya, seharusnya Jokowi memilih orang-orang Indonesia yang mengerti tata kota.

"Saya enggak ngerti, logika saya Dewan Pengarah itu orang yang ngerti tata kota gitu-gitu."

"Bukan yang enggak ngerti tentang Indonesia," kritik Faisal Basri.

Saat Rocky Gerung Singgung Ketum Gerindra di Depan Sandiaga: Mestinya Pak Prabowo Sebelah Saya

Lalu, Rocky Gerung kembali menimpali bahwa Jokowi juga tidak konsisten terkait hal tersebut.

Ia menyinggung statement Jokowi yang pernah mengatakan ibu kota akan dirancang oleh bangsa sendiri.

"Dan lebih dari itu, dulu Jokowi bilang kita musti bikin ibu kota yang tidak dirancang oleh kolonial harus dari bangsa sendiri,"

"Jadi Tony Blair akan dikasih Sultan Blair misalnya, dikasih nama Indonesia," timpal Rocky Gerung.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved