Kasus Jiwasraya
Pemeriksaan Saksi Kasus Jiwasraya Digelar Hari Ini, Usulan Bentuk Pansus Kembali Bergulir
Kejaksaaan Agung (Kejagung) RI menggelar pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya pada Selasa (4/2/2020).
Penulis: Brigitta Winasis
Editor: Atri Wahyu Mukti
Kertas itu berisi keraguannya terhadap penetapan tersangka.
Benny menyebutkan ada puluhan manajer investasi yang terlibat, sehingga ada puluhan atau ratusan jenis saham yang membuat rugi.
• Sita Aset saat Geledah Rumah Dua Tersangka Kasus Jiwasraya, Kejagung: Ada 1400 Sertifikat Tanah
“Tapi kenapa tidak semua ditangkap? Kenapa cuma Hanson,” tulis Benny dalam carikan kertasnya.
Selain itu, Benny memprotes pembelian saham Hanson Internasional dalam investasi Jiwasraya yang dilakukan sejumlah pihak.
Benny menjelaskan hal itu dapat saja ditelusuri pihak-pihak yang terlibat.
“Saham Hanson yang ada di dalam manajer investasi milik Jiwasraya dibeli dari siapa? Mudah kok dicari kalau ketemu penjualannya, jadi jelas," kata Benny.
"Ingat loh, MYRX itu perusahaan terbuka (Tbk), jadi ada lebih dari 8.000 pemegang saham,” lanjutnya.
Menanggapi protes Benny yang disampaikan melalui pengacaranya, Kejagung menyebut hal itu adalah haknya.
"Dia menyampaikan itu di sana ya itu haknya dia," kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono, dikutip dari Kompas.com, Senin (3/2/2020).
Selain itu, Hari menyebutkan penyidik belum memeriksa Benny.
Hari menjelaskan penyidikan akan dilakukan secara mendalam setelah mendapatkan keterangan dari kelima tersangka.
"Nanti pada saatnya kita memperoleh keterangan tersangka, penyidik akan mengembangkan itu," jelas Hari.
• Dukung Pembentukan Panja Jiwasraya, Arya Sinulingga: Mulai Kita Bikin Gambarannya supaya Tak Meleset
(TribunWow.com/Brigitta Winasis)