Kabinet Jokowi
Cara Luhut Tanggapi Investor yang Tertarik ke Indonesia: Kalau Anda Bicara-bicara Saja Capek Saya
Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan pengalamannya berdiskusi dengan seorang konglomerat asal Australia yang ingin berinvestasi di Indonesia
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
"Kondisi penanganan korupsi itu juga tambah, dulu itu penanganan korupsi dilawan balik sama koruptor."
"Tapi di zaman Jokowi malah difasilitasi dengan undang-undang yang baru.'
"Jokowi sebenarnya suporternya para koruptor," kritiknya.
Tak cuma Haris, kinerja pemerintahan kedua Jokowi ini juga dikritik oleh anggota DPR RI Komisi III Benny Harman.
• 100 Hari Masa Jabatan Presiden, Ketua YLBHI Ungkit Janji Jokowi di Periode Kedua: Kita Dibohongi
Dikutip dari Kompas.com, Senin (27/1/2020), Benny mengatakan Jokowi hanya sibuk melakukan pelemahan terhadap KPK.
"Jokowi di 100 hari pemerintahannya sibuk dengan agenda pelemahan sistematis terhadap KPK," ujar Benny kepada wartawan, Senin (27/1/2020).
Tak cuma itu, politisi Demokrat ini juga menyoroti soal perkembangan penegakan HAM dan hukum yang tak ada perkembangan berarti.
Ia mengungkit kasus-kasus pelanggaran HAM yang belum terselesaikan hingga kini.
Seperti Tragedi Semanggi dan penganiayaan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
Benny juga menyinggung soal kasus korupsi yang baru muncul lainnya, yaitu dugaan korupsi Jiwasraya dan dugaan suap yang melibatkan kader PDIP Harun Masiku.
"Malah kasus-kasus baru muncul seperti Jiwasraya, Asabri, kasus Harun Masiku, dan kasus Papua," kata Benny.
"Omnibus law yang dijanjikan akan selesai dalam 100 hari juga enggak jelas batang hidungnya," ujarnya.
Lihat video selengkapnya:
(TribunWow.com/Anung Malik/Fransisca Mawaski)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan-menjelaskan-pengalamannya-berdiskusi-dengan-seorang-konglomerat.jpg)