Kabinet Jokowi
Cara Luhut Tanggapi Investor yang Tertarik ke Indonesia: Kalau Anda Bicara-bicara Saja Capek Saya
Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan pengalamannya berdiskusi dengan seorang konglomerat asal Australia yang ingin berinvestasi di Indonesia
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
Andrew lalu menjelaskan bahwa dirinya ingin menyalurkan listrik dari Northern Territory, Australia ke Singapura melalui Indonesia.
Tidak langsung tertarik, Luhut mengatakan apabila hanya sekadar bicara dirinya tidak tertarik.
Menteri mantan anggota militer itu mengatakan apabila serius untuk berinvestasi, ia meminta Andrew menunjukkan langkah nyata terkait keinginannya berinvestasi.
"Kamu kalau bicara-bicara saja saya capek, memang saya capek," kata Luhut.
"Jadi betul, kalau anda bicara-bicara saja capek saya bilang."
"So concrete (jadi yang jelas -red), kita mau enggak kalau pertengahan Ferbruari ke Indonesia, saya siapain semua kau invest," tambahnya.
Setelah mengatakan hal itu, Luhut mengaku dirinya tiba-tiba mendapat telepon dari Andrew.
Andrew menjelaskan bahwa ia akan segera mengunjungi Indonesia untuk menunjukkan keseriusannya berinvestasi.
"Tapi yang terjadi hari Selasa saya tiba-tiba ditelepon sama dia," kata Luhut.
Calon investor tersebut mengatakan dirinya ingin melihat langsung kondisi lapangan tempat dia akan berinvestasi.
Menanggapi hal itu, Luhut segera melakukan persiapan kedatangan Andrew.
"Saya panggil staf saya, kita rapatin, besok dia datang," jelas Luhut.
Sesampainya Andrew di Indonesia dan melihat-lihat situasi lapangan, Luhut menanyakan berapa banyak ia akan berinvestasi.
"How much you going to invest? (Berapa banyak investasi yang anda tanamkan -red)" tanya Luhut kala itu.
Total investasi Andrew berdasarkan cerita Luhut bernilai 2 milliar dollar Amerika Serikat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/luhut-binsar-pandjaitan-menjelaskan-pengalamannya-berdiskusi-dengan-seorang-konglomerat.jpg)