Breaking News:

Kasus Novel Baswedan

Pakar Ekspresi Soroti 'Isi Kepala' Tersangka yang Teriak Novel Pengkhianat: Pribadi atau Institusi?

Psikolog Forensik Reza Indragiri menyoroti motif tersangka penyerang Novel Baswedan tampak emosional di hadapan awak media.

Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
YouTube Talk Show tvOne
Ahli psikologi forensik Reza Indragiri menduga adanya konflik yang lebih besar dari sekadar dendam pribadi pada kasus Novel Baswedan 

Ia menambahkan, meskipun tersangka tampak berteriak dan membelakkan mata, itu tak cukup menunjukkan kebencian yang mendalam pada Novel Baswedan.

"Sebenarnya orang yang bersuara besar ketika marah ataupun dengan ekspresi wajah alisnya turun, kemudian matanya membelak itu belum tentu marah,' ujar Handoko.

Pakar Ekspresi Handoko Gani menduga motif pribadi bukanlah pendorong pelaku melakukan aksi penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan

Handoko pun kembali menyebut kejanggalan lain pada ekspresi tersangka.

"Yang kedua, kalau dia marah belum tentu marah yang level sedemikian dendamnya sehingga menyiram seseorang dengan air aki," ucap dia.

"Jadi perlu ekspresi yang lebih dari itu."

Lantas, Handoko menilai, kejahatan yang dilakukan pada Novel Baswedan sangatlah berat.

Namun, hal itu tak ditunjukkan tersangka melalui ekpresi yang coba ditunjukkan ke awak media.

"Seharusnya seperti itu kalau sampai melakukan penyerangan harusnya tidak hanya kemarahan yang ditunjukkan pada saat kita lihat ini," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung soal pernyataa yang sengaja disampaikan di depan media.

Terlebih pernyataan itu disampaikan dalam kurun waktu yang sangat singkat.

"Harusnya, tapi kita harus melihat dalam konteks beliau ini sedang dibawa atau dipindahkan ke sebuah tempat atau ke mobil mungkin ya," kata Handoko.

"Dan dalam durasi yang pendek itu beliau mengeluarkan unek-uneknya."

Menurutnya, hal ini juga perlu diselidiki oleh pihak kepolisian.

"Ini juga satu pernyataan yang harus dicermati kalau dari sisi kriminologi atau kita mempelajari tentang psikologi kesehatan." kata Handoko.

(TribunWow.com)

Tags:
Kasus Novel Baswedan TerungkapNovel BaswedanKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved