Tips Kesehatan

Diet Mediterania untuk Cegah Penyakit Jantung, Stroke, dan Diabetes, Begini Cara Melakukannya

Diet Mideterania biasa digunakan di negara-negara Eropa Selatan untuk mencegah sejumlah penyakit.

Diet Mediterania untuk Cegah Penyakit Jantung, Stroke, dan Diabetes, Begini Cara Melakukannya
medicalnewstoday.com
Kacang-kacangan untuk diet Mediterania. 

TRIBUNWOW.COM - Diet Mediterania biasa digunakan di negara-negara Eropa Selatan untuk mencegah sejumlah penyakit.

Dilansir TribunWow.com dari medicalnewstoday.com, diet ini menekankan pada makanan nabati, minyak zaitun, ikan, unggas, kacang-kacangan, dan biji-bijian, Selasa (24/12/2019).

Diet Murah dan Kenyang ala Dewi Hughes, Sukses Turun 90 Kg dalam 15 Bulan

Fakta tentang Diet Mediterania

  • Tidak ada satu jenis makanan dalam diet Mediterania. Diet ini terdiri dari makanan dari sejumlah negara dan wilayah termasuk Spanyol, Yunani, dan Italia.
  • Diet Mediterania adalah cara yang bagus untuk menggantikan lemak jenuh dalam diet rata-rata orang Amerika.
  • Ada penekanan pada buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, dan sumber-sumber makanan yang alami.
  • Diet ini terkait dengan kesehatan jantung yang baik, perlindungan terhadap penyakit seperti stroke , dan pencegahan diabetes.
  • Disarankan untuk tidak berlebihan, karena diet memiliki kandungan lemak tinggi.
  • Diet Mediterania harus dipasangkan dengan gaya hidup aktif untuk hasil terbaik.

Diet Mediterania Terdiri dari:

  • Banyak sayuran, seperti tomat, kangkung, brokoli, bayam, wortel, mentimun, dan bawang
  • Buah segar seperti apel, pisang  ara, kurma, anggur, dan melon.
  • Konsumsi kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang almond, kenari, biji bunga matahari, dan kacang mede
  • Konsumsi pula biji-bijian seperti oats, barley, buckwheat, jagung, dan beras merah
  • Minyak zaitun sebagai sumber utama lemak makanan, kemudian alpukat, dan minyak alpukat
  • Keju dan yogurt sebagai makanan pengganti susu utama, termasuk yogurt Yunani
  • Ikan dan unggas dalam jumlah sedang, seperti ayam, bebek, kalkun , salmon, sarden, dan tiram
  • Telur, termasuk ayam, puyuh, dan telur bebek
  • Jumlah terbatas daging merah dan permen
  • Air sebagai minuman pilihan utama dan tidak ada minuman berkarbonasi atau minuman manis

Kandungan Nutrisi Diet Mediterania

  • Lemak sehat: Diet Mediterania dikenal rendah lemak jenuh dan tinggi lemak tak jenuh tunggal. Direkomendasikan lemak jenuh sebaiknya tidak lebih dari 10 persen dari asupan kalori.
  • Serat : Diet tinggi serat, sehingga meningkatkan pencernaan yang sehat dan diyakini dapat mengurangi risiko kanker usus dan penyakit kardiovaskular.
  • Kandungan vitamin dan mineral yang tinggi: Buah-buahan dan sayuran menyediakan vitamin dan mineral penting , yang mengatur proses tubuh. Selain itu, keberadaan daging tanpa lemak menyediakan vitamin seperti B-12 yang tidak ditemukan dalam makanan nabati.
  • Rendah gula: Makanan tinggi gula alami, bukan tambahan gula, misalnya, dalam buah-buahan segar. Gula tambahan meningkatkan kalori tanpa manfaat gizi, terkait dengan diabetes dan tekanan darah tinggi, dan terjadi pada banyak makanan olahan yang tidak ada dalam makanan Mediterania.

10 Cara Turunkan Berat Badan Tanpa Olahraga, Diet Sehat dengan Pola Tidur Teratur

Manfaat Diet Mediterania

Diet Mediterania tidak secara khusus sebagai diet penurunan berat badan, tetapi mengurangi asupan daging merah, lemak hewani, dan makanan olahan dapat menyebabkan penurunan berat badan.

Diet ini juga dapat membuat jantung lebih sehat

Ilmuwan Amerika Dr. Ancel Keys mulai menjelaskan manfaat dari diet Mediterania pada 1950-an.

Dr. Keys menemukan bahwa orang yang tinggal di daerah yang lebih miskin di Italia Selatan, memiliki risiko penyakit jantung dan kematian yang lebih rendah, daripada mereka yang berada di bagian yang lebih kaya di New York, dan ia menghubungkan ini dengan makanan mereka.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Lailatun Niqmah
Editor: Atri Wahyu Mukti
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved