Terkini Nasional
Kata Politisi PKPI soal Rocky Gerung yang Sebut Presiden Tak Paham Pancasila: Jangan Asal Ngomong
Kader muda PKPI Cakra Yudi Putra memberikan tanggapan terhadap pernyataan Rocky Gerung soal Presiden Jokowi dan Pancasila
Editor: Rekarinta Vintoko
"Jadi di awal tadi saya katakan, saya tidak Pancasilais siapa yang berhak menghukum saya atau mengevaluasi saya?," ujar Rocky Gerung.
Sedangkan, menurutnya tidak ada orang yang benar-benar memahami dan mengamalkan Pancasila di negara ini.
"Harus orang yang sudah Pancasilais, siapa? Di Indonesia enggak ada tuh," lanjutnya.
Bahkan, Rocky Gerung menyebut presiden saja tidak bisa memahami Pancasila
"Jadi sekali lagi polisi Pancasila itu, presiden juga enggak ngerti Pancasila kan," protesnya.
Rocky Gerung tahu bahwa presiden hafal, namun tak bisa memahaminya.
"Dia hapal tapi dia enggak paham," ungkap pengamat politik yang pernah mengajar di UI ini.
Rocky Gerung beralasan, dia berkata demikian lantaran presiden disebut telah melakukan kesalahan-kesalahan, seperti berhutang.
Tak Masalah Dilaporkan
Akibat pernyataannya yang menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak memahami Pancasila, pengamat politik Rocky Gerung kini dilaporkan oleh PDIP ke kepolisian.
Dalam tayangan video YouTube yang diunggah oleh reality TV, Kamis (5/12/2019) Rocky Gerung mengatakan tak masalah apabila dilaporkan ke polisi.
“Ya dilaporkan juga enggak apa-apa, ini membuka soal diskursus, saya enggak ada soal, supaya ada diskusi sebelum kasus itu masuk ke pengadilan,” ujar Rocky Gerung.

• Sebut Prabowo Subianto Jadi Matahari di Kabinet, Rocky Gerung: Presiden Jokowi Jadi Gelap
Rocky lalu menjelaskan soal ideologi Pancasila yang menurutnya harus tertutup.
“Ideologi mestinya tertutup, kalau ideologinya terbuka artinya semua orang bisa isi tafsir itu sendiri,” papar Rocky.
Rocky lalu mengatakan semua pihak tidak boleh memberi tafsirnya sendiri soal Pancasila, termasuk pemerintah.