Terkini Nasional
Rocky Gerung Sebut Negara Telah Telantarkan Habib Rizieq: Langgar 12 Pasal Hak Asasi Manusia
Rocky Gerung turut mengomentari polemik Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq yang kini masih berada di Arab Saudi.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Apalagi, Habib Rizieq juga menginginkan dirinya kembali.
"Lain kalo dia pencari suaka misalnya, kalau Habib Rizieq cari suaka, paspor dia dia akan buang supaya tidak dikembalikan ke negara asalnya, ini justru orangnya minta balik," pungkasnya.
Lihat videonya mulai menit ke-9:30:
Yusuf Martak Sebut Pemerintah Saudi Bantu Habib Rizieq
Sementara itu, Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak turut membahas masalah Habib Rizieq yang hingga kini masih berada di Arab Saudi saat berpidato di reuni 212.
Mulanya, Yusuf Martak mengungkapkan salam dari Habib Rizieq kepada para peserta reuni 212 pada Senin (2/12/2019).
• Ingin Rizieq Shihab Hadiri Reuni Akbar 212, Panitia Sempat Kehilangan Kontak dengan Pimpinan FPI Itu
Yusuf Martak mendapatkan salam itu setelah bertemu dengan Habib Rizieq.
"Saya menyampaikan salam rindu, salam cinta salam sayang dari Habibul Rizieq Shihab pada seluruh yang hadir hari ini karena kebetulan Alhamdulillah saya baru balik dari Kota Suci Mekkah," ucap Yusuf seperti dikutip dari Kompas TV,.
Kemudian, Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya sudah berjuang untuk menghadirkan Habib Rizieq ke acara reuni 212.
Namun, ia mengatakan ada orang-orang yang menghendaki agar Habib Rizieq jangan sampai pulang ke Indonesia.
"Kemarin siang, dengan segala perjuangan kami akan mendatangkan Habib dalam reuni ini."
"Tapi lagi-lagi ada tangan kotor, tangan-tangan jahat masih bermain di belakangnya," ucapnya.
Kemudian, Yusuf justru menyinggung penguasa saat ini.
"Silahkan yang mempunyai kekuatan, punya kekuasaan, melanjutkan apa yang diinginkan tapi insyaAllah pertolongan Allah SWT akan datang pada saatnya dan mereka akan merasakan bagaimana resikonya," serunya.
Kemudian, ia mengajak para peserta reuni untuk berdoa agar Habib Rizieq segera pulang ke Indonesia.