Polemik APBD DKI 2020
Bahas Anies Baswedan di ILC, Pengamat Politik Peringati William, Sebut PSI Bisa Dituduh Punya Capres
Pengamat politik M. Qodari turut mengomentari kisruh Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
"Atau punya agenda yang berbeda dengan Anies mungkin sudah menggadang-gadang calon presiden tersendiri, entah siapa namanya ini bisa dianggap sebagai serangan politik," ujar Qodari,
• Pengamat Politik M Qodari Nilai Wajar Anies Baswedan Terus Dituduh, Sebut Karni Ilyas Korban Utama
Lihat videonya mulai menit ke 17:30:
M Qadari Tanyakan Latar Belakang William Aditya Sarana
Pengamat Politik, M Qadari menyatakan pendapatnya tentang anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) DKI Jakarta yang dinilai janggal.
Namun, saat mengomentari APBD DKI Jakarta, M Qadari malah menanyakan latar belakang William Aditya Sarana, Politisi Partai Solidaritas Indoensia (PSI) yang pertama kali membongkar kejanggalan anggaran tersebut.
M Qadari menanyakan mulai dari usia hingga pendidikan William.
Hal itu disampaikannya melalui acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (12/11/2019).

Pengamat Politik, M Qadari saat menanyakan latar belakang Politisi PSI, William Aditya (Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club)
• Mahfud MD Singgung Kasus Korupsi Besar yang Tak Terungkap, KPK Beri Tanggapan
• Dituduh Cari Sensasi karena Bongkar Kejanggalan APBD DKI, Begini Jawaban Politisi PSI William Aditya
Melihat keberanian William membongkar kejanggalan APBD DKI, M Qadari pun dibuat penasaran.
Sebab, William belum lama dilantik sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta dan langsung menyoroti APBD janggal.
"Saya penasaran sama William ini, dinda William ini, ini rising star ini ya, fenomenal, baru dilantik sudah langsung hits," ucap Qadari.
Qadari pun langsung menanyakan usia William.
"Pertama saya mau nanya, usianya berapa?," tanya Qadari.
"23 (tahun) pak," jawab William.
"Tolong diulang yang kenceng," kata Qadari.
"23 (tahun) pak," ucap William mengulangi.
Lantas, Qadari meminta para penonton memberikan tepuk tangan.