Breaking News:

Polemik APBD DKI 2020

Bahas Anies Baswedan di ILC, Pengamat Politik Peringati William, Sebut PSI Bisa Dituduh Punya Capres

Pengamat politik M. Qodari turut mengomentari kisruh Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta.

Penulis: Mariah Gipty
Editor: Ananda Putri Octaviani
Tangkapan Layar YouTube Indonesia Lawyers Club
Pengamat Politik, M Qadari saat menanyakan latar belakang Politisi PSI, William Aditya 

"Oh ya pantas," terang Qadari.

"Pekerjaan sebelum masuk DPRD DKI Jakarta?," lanjut Qadari.

William mengaku belum pernah bekerja di tempat lain.

Sebelum menjadi anggota DPRD DKI Jakarta, William mengaku berprofesi sebagai mahasiswa.

"Mahasiswa pak," jawab William.

"Apakah Anda sekarang masih mahasiswa UI?," tanya Qadari.

William pun mengaku telah resmi lulus dari universitas dan kini berprofesi sebagai politisi.

"Enggak, sudah lulus," jawab William.

"Alhamdulillah, jadi DPRD ini adalah pekerjaan pertama secara resmi?," tanya Qadari.

"Betul," jawab William.

Mengetahui usia dan pendidikan William itu, Qadari lantas meminta penonton memberikan tepuk tangan untuk politisi berusia 23 tahun itu.

"Tepuk tangan sekali lagi, saya baru pertama kali bertemu, baru lulus langsung jadi anggora DPRD ya, duduk semeja dengan Gubernur dengan Pak Sekda (Sekertaris Daerah), luar biasa," ucap Qadari.

Menanggapi ucapan Qadari, Karni Ilyas selaku pembawa acara pun memberikan komentarnya.

"Baru lulus, saya yang lulus 70 (1970 -red) aja enggak pernah duduk di dewan," kata Karni Ilyas.

"Itu kan hebat, Bang Karni aja pengin tapi enggak bisa," sahut Qadari. (TribunWow.com/Mariah Gipty/Jayanti Tri Utami)

Tags:
Anies BaswedanIndonesia Lawyers Club (ILC)William Aditya SaranaPartai Solidaritas Indonesia (PSI)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved