Paskibraka Meninggal Dunia
Misteri Penyebab Kematian Paskibraka Pembawa Baki, Dokter Kebingungan dengan Kondisi Terakhirnya
Kematian pembawa baki bendera di Buleleng masih menjadi misteri, tim dokter yang menanganinya masih mencari penyebabnya.
Penulis: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Editor: Lailatun Niqmah
Ayahnya menuturkan, Tiara sempat mengeluhkan sakit kepala dan demam.
Keluhannya mulai dirasakan oleh Tiara sekitar seminggu yang lalu.
Senin (28/10/2019), ia sedang belajar di sekolahnya, lalu ia mengeluh tidak enak badan.
Tiara lalu meminta izin gurunya untuk pulang ke rumah dengan dijemput oleh seorang anggota keluarganya.
Awalnya keluhan itu dinilai oleh Sugiarta sebagai keluhan yang biasa saja, sehingga ia hanya mengantarkan putrinya untuk berobat di dokter praktik.
Namun, hingga Jumat (1/11/2019) suhu badan Tiara tak kunjung turun.
Keluarga Tiara pun segera membawanya ke RSUD Buleleng untuk melqakukan cek darah.
Sayangnya, setibanya di sana kondisi kamar inap sedang dalam keadaan penuh.
Tiara pun dilarikan ke RS Kertha Usada.
Sugiarta sempat menuturkan Tiara sempat bercanda saat di ambulans.
"Dari RSUD ke RS Kertha Usada itu dia naik ambulans. Masih sempat bercanda. Bahkan di dalam ambulans dia (Tiara,red) hanya duduk, jadi kami berpikir sakitnya tidak parah," katanya.
Ketika Tiara hendak dipasang peralatan medis seperti oksigen dan detak jantung, ia tiba-tiba berontak.
Kondisi tersebut membuatnya harus disunttikan obat penenang oleh pihak medis.
Selang beberapa menit, Tiara semakin drop dan tak sadarkan diri.
Seusai berjuang melawan rasa sakitnya, Tiara akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (6/11/2019) pukul 16.55 WITA.