Perppu UU KPK
Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin: Publik Lihat All Jokowi Men
Menanggapi pemilihan dewan pengawas KPK yang dipilih langsung oleh presiden, Wakil Ketua DPR berharap agar tidak ada konflik kepentingan
Penulis: anung aulia malik
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Menanggapi pemilihan Dewan Pengawas KPK yang ditunjuk langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sampaikan tanggapannya.
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Senin (4/11/2019), Azis mengatakan seluruh masyarakat dan komponen bangsa harus bersama menjaga pemilihan dewan pengawas.
Ia berharap tidak ada konflik kepentingan saat pemilihan dewan pengawas dilaksanakan.
"Seluruh komponen bangsa harus menjaga, tak ada conflict of interest dalam penunjukan (dewan pengawas) dalam pelaksanaan UU," kata Azis saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/11/2019).
Azis mengusulkan presiden untuk memilih orang yang memiliki pengalaman yang cukup di bidang hukum.
"Bisa saja mantan KPK, bisa saja mantan komisioner, tentu punya experience yang cukup di bidang hukum," ujarnya.
• Masinton Pasaribu Sebut Cara Jokowi Ketahui Kualitas Calon Dewan Pengawas KPK: Bisik-bisik Sana Sini
Ia menambahkan selama yang dipilih memiliki kompetensi yang mencukupi untuk berada di posisi dewan pengawas, ia tidak mempermasalahkan orang yang dipilih oleh presiden.
"Sepanjang dia kompeten, punya latar belakang yang cukup, why not? tanpa membatasi, punya pengalaman, punya akuntabilitas dalam dunia hukum, dan bisa menganalisis UU tersebut," tuturnya.
Aktivis Ragukan Kredibilitas Dewas Pilihan Jokowi
Dikutip TribunWow.com dari video unggahan kanal Youtube Talk Show tvOne, Minggu (3/11/2019), mulanya Feri menerangkan proses pemilihan dewan pengawas yang dilakukan langsung oleh presiden akan menimbulkan pandangan seolah-olah presiden berusaha memperkuat posisinya di KPK.
Feri mengatakan adanya hal tersebut akan menimbulkan pandangan masyarakat yang melihat Jokowi berusaha meletakkan orang-orangnya di lembaga KPK.
"Itu memang sulit dihindari dari perspektif (publik), publik melihat ini sebagai all jokowi men (semua orang Jokowi)," terangnya.
• Pesan Pimpinan DPR ke Jokowi soal Dewan Pengawas KPK: Cari Orang yang Pengalaman di Bidang Hukum
Masyarakat juga akan bertanya-tanya kemungkinan Jokowi memilih orang yang bukan dari kubunya sebagai dewan pengawas.
"Bagaimana caranya Jokowi tidak memilih orang yang bukan Jokowi," jelasnya.
Hal ini juga dapat dilihat sebagai upaya Jokowi untuk memperkuat posisinya sebagai presiden melalui KPK.