Perppu UU KPK
Ada Risiko Politik dalam Pengeluaran Perppu UU KPK, Feri Amsari: Presiden Harus Pentingkan Rakyat
Presiden disebut harus melepaskan loyalitas pada partai untuk bisa memimpin masyarakat Indonesia. Dengan begitu presiden akan lebih utamakan rakyat.
Penulis: AmirulNisa
Editor: Ifa Nabila
"Dalam kondisi ini kita sudah tahu, sudah memakan lima korban, itu sebabnya saya pakai pita hitam ya tanda berkabung. Ada lima mahasiswa dan siswa yang meninggal dunia gara-gara politik," ucap Feri Amsari.
Feri Amsari juga beraharap presiden mengetahui kondisi adanya korban meninggal yang memerpejuangkan terbitnya Perppu UU KPK.
"Dan Presiden mestinya melihat polemik ini sudah memakan korban," ucap Feri Amsarai.
• Jokowi Disebut Gamang Soal Perppu UU KPK, Arteria Dahlan: Presiden yang Enggak Bisa Ditekan-tekan
Ia juga menjelaskan bahwa sebelumnya, sudah pernah diterbitkan empat Perppu dan tidak ada masalah politik apapun setelah itu.
"Empat Perppu sebelumnya, tanpa ada ancaman, tanpa ada segala macam ya. Bahkan tanpa memakan korban, keluar Perppu soal KPK ketika Mas Abraham Samad dan Pak BW dijadikan tersangka. Perppu kebiri, informasi pajak, kemudian Perppu ormas," jelas Feri Amasari.
Bahkan empat Perppu yang dikeluarkan itu tidak mempengaruhi urusan politik apapun.
DPR pun juga memberikan persetujuan dengan mudahnya.
"Tidak ada ancaman bahwa ini akan menimbulkan risiko politik, akan di tolak di DPR dan segala macamnya," ucap Feri Amsari.
• Soal Isu Pemakzulan, Arteria Dahlan Sebut Ada yang Menekan Presiden Terbitkan Perppu UU KPK
Feri Amsari menilai seorang presiden haruslah bisa memperhatikan kondiri rakyatnya.
Bahkan seorang presiden terpilih haruslah menghilangkan loyalitasnya pada partai, untuk bisa mengutamakan rakyat.
"Karena bagi saya presiden harus lebih memperhatikan rakyat. Ingat konsep presiden, begitu dia menjadi presiden maka loyalitasnya kepada partai harus dihilangkan. Begitu dengan loyalitas pada publik harus dilakukan," ucap Feri Amsari.
Lihat video pada menit ke-8:40:
(TribunWow.com/Ami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/aktivis-hukum-feri-amsari-menjelaskan-risiko-jokowi-keluarkan-perppu.jpg)