Polemik RKUHP
Rekannya Sibuk Soroti Kasus RKUHP, Glenn Fredly Kirim Pesan ke Jokowi soal Papua: Please Pak
Sejumlah artis dan tokoh masyarakat tampaknya tak luput memperhatikan terkait polemik RKUHP, namun berbeda dengan musisi Glenn Fredly.
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Mohamad Yoenus
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah artis dan tokoh masyarakat tampaknya tak luput memperhatikan terkait polemik Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP), namun berbeda dengan musisi Glenn Fredly.
Pasalnya, Glenn Fredly bukannya ikut membahas terkait RKUHP, namun suami Mutia Ayu ini justru mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Surat yang dikirimkan oleh Glenn Fredly itu membahas terkasi kerusuhan yang terjadi di Papua.

• Sosok Dokter Soeko, 5 Tahun Bertugas di Pedalaman Papua, Wafat dalam Kerusuhan Wamena
• Nyinyiran Menohok Nikita Mirzani soal Farhat Abbas Dukung RKUHP, Singgung Ada Panggilan Polisi
Hal tersebut diungkapkan Glenn Fredly melalui unggahan akun Instagramnya @glennfredly309, seperti dikutip TribunWow.com, Kamis (26/9/2019).
Dalam postingan yang diunggahnya pada Rabu (25/9/2019) itu, Glenn Fredly terlihat membagikan momen saat dirinya berada di atas panggung.
Glenn Fredly terlihat mengalungkan gitarnya, dengan menggunakan kostum kasual berhiaskan penutup kepala khas Papua.
Melalui keterangan unggahannya, Glenn Freldy berpesan kepada Jokowi agar tak hanya memerhatikan tentang masalah RKUHP yang sedang ricuh saja.
Ia meminta agar Jokowi juga memerhatikan terkait kasus kerusuhan Papua.
Pasalnya keputusan Jokowi yang sebelumnya diterapkan di Papua dianggap meresahkan.
• Pelajar SMK di Surabaya Turun ke Jalan Ikut Mahasiswa Demo Tolak RKUHP dan UU KPK
Jokowi memutuskan untuk melakukan pendekatan militer dan juga membebaskan para tahanan politik.
Tak hanya para tahanan politik Papua, rupanya Jokowi juga membebaskan tahanan Politik Maluku.
"Pak @jokowi begitu banyak masalah yang menguji kita sebagai bangsa dan negara hari-hari ini..
Dari semua masalah yang ada ijinkan saya untuk kembali mengingatkan masalah PAPUA,
tolong hentikan pendekatan militeristik serta bebaskan para tahanan politik seperti yang bapak inginkan
dan juga yang pernah bapak sudah lakukan sebelumnya membebaskan para tahanan politik Maluku maupun Papua."