Breaking News:

Bencana Kabut Asap Karhutla

Dampak Kabut Asap di Kalbar, Jemaah Haji Batal Mendarat hingga Sekolah Diliburkan

Bencana Kabut Asap yang melanda Kalbar dalam beberapa pekan terakhir benar-benar membawa petaka bagi masyarakat. Ini faktanya.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Pengendara melintas di Jalan Sutan Syahrir, Pontianak dengan Kondisi udara yang sangat tidak sehat akibat dari pencemaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (11/9/2019). 

Plt Kepala Bandara Rahadi Oesman Ketapang Donny memastikan seluruh jadwal penerbangan rute Ketapang-Pontianak dan sebaliknya dibatalkan.

"Seluruh penerbangan rute Ketapang ke Pontianak dan sebaliknya dibatalkan semua. Cuma rute Ketapang-Semarang dan sebaliknya yang bisa berangkat," terang Donny ditemui di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Donny menjelaskan, jarak pandang di bawah standar keamanan penerbangan.

"Cuaca di Ketapang sudah aman bagi penerbangan pada pukul 14.30. Jarak pandang sudah mencapai 3.500 meter, tetapi jarak pandang di Bandara Supadio Pontianak masih di bawah standar keamanan penerbangan yaitu 500 meter sedangkan standar minimal 800 meter," terangnya.

Video Pantauan Karhutla Riau dari Udara, Lahan Hijau Tertutupi Kabut Asap Pekat, Lihat Penampakannya

Lumpuhnya aktivitas penerbangan yang terjadi di Bandara Rahadi Oesman Ketapang khususnya untuk rute Ketapang - Pontianak dan sebaliknya, membuat beberapa calon penumpang yang akan menuju ke Pontianak harus rela untuk melakukan reschedule atau me-refund tiket penerbangannya.

Satu di antara penumpang maskapai Wings Air tujuan Pontianak, Rantih (39), memilih transportasi air atau speedboat dari Teluk Batang. Sebab maskapai tidak mengatur ulang jadwal keberangkatan dikarenakan faktor cuaca yang belum pasti.

"Saya minta di reschedule tapi di Wings-nya tidak mau reschedule. Mereka belum tahu besok bisa berangkat apa enggak. Jadi kita mau tidak mau mengambil alternatif lain karena tidak bisa terbang karena alasan cuaca. Jadi saya sudah pesan taksi ke Teluk Batang dari Teluk Batang pakai speed ke Pontianak," terang Rantih.

Penumpang lainnya, Nora (36), berharap asap segera hilang.

"Ini sudah tiap tahun terjadi. Harusnya hal seperti ini sudah bisa ditanggulangilah. Seperti titik-titik yang menjadi awal mula api itu dilakukan penjagaan dan patroli. Sehingga hal-hal yang merugikan masyarakat akibat kabut asap ini tidak terjadi lagi di lain waktu," tambahnya.

Batalkan 20 Flight

Akibat asap, member of Lion Air Group, Lion Air (JT), Wings Air (IW), Batik Air (ID) membatalkan 20 penerbangan mereka dari dan ke Pontianak. Kondisi ini dibenarkan Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro.

“Ini dilakukan dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan. Lion Air Group mengalami keterlambatan keberangkatan dan kedatangan (delay), kembali ke bandar udara keberangkatan (return to base/ RTB), pengalihan pendaratan (divert) serta melakukan pembatalan penerbangan (cancel), di beberapa jaringan doemstik yang dilayani,” jelasnya.

Keputusan tersebut disebabkan kabut asap yang terjadi di beberapa daerah. Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang pendek (visibility below minimum) dan tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan untuk proses lepas landas dan mendarat.

Dampak yang timbul berpotensi mengakibatkan terganggunya pada rotasi pesawat untuk sektor atau rute penerbangan berikutnya. Danang menegaskan, berdasarkan situasi yang terjadi seluruh operasional dijalankan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Lion Air Group sudah menginformasikan kepada seluruh penumpang atau tamu yang terganggu perjalanannya. Lion Air Group memfasilitasi kepada penumpang bagi yang akan melakukan proses pengembalian dana (refund), perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” paparnya.

Asap Makin Parah, KLHK: Kita Jaga Harkat dan Martabat Negara, Malu kalau Minta Bantuan Negara Lain

Lion Air Group akan terus berkoordinasi bersama pihak terkait guna memperoleh perkembangan atau keterangan sesuai situasi terbaru.

Operasional Lion Air Group akan berjalan normal kembali setelah jarak pandang dinyatakan aman untuk penerbangan (safe for flight). Lion Air Group akan meminimalisir dampak yang timbul, agar operasional lainnya tidak terganggu.

Selain pembatalan 20 penerbangan, Lion Air Group melakukan return to base/ RTB satu penerbangan yakni Lion Air JT-712 Jakarta-Pontianak. Selain itu, ada dua pengalihan pendaratan yakni Lion Air JT-817 rute Makassar-Pontianak dialihkan ke Jakarta. Lion Air JT-836 tujuan Surabaya-Pontianak dialihkan ke Jakarta.

Ada pula keterlambatan penerbangan kurang dari 60 menit untuk Lion Air JT-877 rute Pontianak-Jakarta. Terakhir, informasi keterlambatan sampai pemberitahuan lebih lanjut (Until Further Notice/ UFN) untuk Lion Air JT-936, JT-937, JT-816, JT-989 dan JT-957.
Hotspot 1.121

Pada Minggu, pukul 07.00, jumlah sebaran hotspot di Kalbar berdasarkan pengolahan data Lapan mencapai 1.121 hotspot. Jumlah ini ditemukan di seluruh wilayah Kalbar.

Hotspot terbanyak berada di Kabupaten Ketapang mnecapai 578, diikuti 216 hotspot di Kayong Utara, 160 hotspot di Kubu Raya, 81 hotspot di Sintang, 29 hotspot di Melawi, 17 hotspot di Sambas, 15 hotspot di Sanggau, 10 hotspot di Kapuas Hulu, 5 hotspot di Sekadau, 3 hotspot di Landak, 4 hotspot di Singkawang, dan masing-masing satu hotspot di Mempawah, Bengkayang dan Pontianak.

Sementara itu, jarak pandang mendatar di Bandara Supadio Pontianak juga terus menurun. Jarak pandang terburuk terjadi mulai pukul 06.00 yakni 600 meter.

Sutarmidji Cekal 3 Bupati

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meradang banyak lahan konsesi perkebunan dan HTI terbakar.

Titik api disebutnya terbanyak di daerah Kayong Utara, Ketapang dan Kubu Raya.

Ia meminta daerah tingkat dua serius dalam menangani persoalan kebakaran hutan dan lahan.

Kemudian, Midji mengingatkan jangan sampai pemerintah kabupaten melindungi para korporasi yang melanggar aturan terkait Karhutla.

Untuk menindaklanjuti masalah Karhutla, ia meminta Bupati Kayong, Ketapang, Kubu Raya serius dan tetap berada ditempat menanggulanginya.

"Saya minta Bupati Ketapang, Kayong dan Kubu Raya tetap berada ditempat. Apa yang terjadi terkait Karhutla harus ditangani secara maksimal, jangan dibiarkan," ucap Midji, Senin (16/9/2019).

Ia melarang kepala daerah tersebut meninggalkan daerah berbicara sebagai wakil pemerintah pusat yang ade didaerah ini.

Sekolah Diliburkan

Melihat kondisi udara di Kota Pontianak yang sedang tidak sehat dikarenakan kabut asap Walikota Pontianak, Edi Kamtono menambah hari libur bagi siswa PAUD, TK, SD, SMP, Negeri dan Swasta, SPNF SKB Se Kota Pontianak selama dua hari.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di Ayani Megamal Pontianak usai menghadiri acara BPJS Ketenagakerjaan cabang Pontianak, minggu (15/9/2019).

Sebelumnya para siswa juga sudah diliburkan pada 11 September dan dijadwalkan masuk pada 16 September 2019.

Karena kondisi udara yang belum memungkinkan untuk masuk dan melaksanakan aktivitas belajar seperti biasa siswa PAUD, TK, SD, SMP, Negeri dan Swasta, SPNF SKB Se Kota Pontianak masuk kembali pada 18 September 2019.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul PETAKA Kabut Asap Kalbar! Sutarmidji Cekal 3 Bupati, Jemaah Haji Batal Mendarat & Sekolah Diliburkan

Tags:
Bencana kabut asap karhutlaKabut AsapKalimantan BaratPontianak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved