Breaking News:

Bencana Kabut Asap Karhutla

Dampak Kabut Asap di Kalbar, Jemaah Haji Batal Mendarat hingga Sekolah Diliburkan

Bencana Kabut Asap yang melanda Kalbar dalam beberapa pekan terakhir benar-benar membawa petaka bagi masyarakat. Ini faktanya.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Pengendara melintas di Jalan Sutan Syahrir, Pontianak dengan Kondisi udara yang sangat tidak sehat akibat dari pencemaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (11/9/2019). 

Ia mengatakan, jarak pandang di runaway hingga pukul 15.32 hanya 2,3 Km.

Diharapkan jarak pandang membaik, beberapa penerbangan yang dibatalkan bisa diberangkatkan atau bisa datang.

"Untuk kerugian kita masih belum bisa taksir, yang pasti dari maskapai rugi, kita juga rugi. Sementara ini, jadwal penerbangan tengah disiapkan. Kita tetap standby," jelasnya.

Apabila hujan belum mengguyur, jelasnya, potensi asap pada hari ini masih terjadi.

Di Ketapang, kata dia, jarak pandang di bawah 200-300 meter.

Hal tersebut sangat parah, karena imbasnya juga sampai ke Pontianak.

"Ini yang paling parah. Sebelumnya pernah delay beberapa menit, tapi ini yang paling parah," tukasnya.

Tiga Bandara Terganggu

Gangguan asap juga membuat otoritas penerbangan Bandara Tebelian Sintang membatalkan dua penerbangan. Pembatalan penerbangan dilakukan maskapai Nam Air dan Wings Air.

Airport Service Manager Maskapai Nam Air Bandara Tebelian Sintang M Arman Arif menjelaskan, ada 62 penumpang yang terdampak akibat pembatalan penerbangan pada Minggu.

Sementara itu, 54 orang penumpang juga terdampak akibat pembatalan maskapai Wings Air. Jika ditotal, ada 116 orang penumpang yang terdampak akibat pembatalan penerbangan rute Sintang-Pontianak.

Arif menjelaskan, penerbangan pada Sabtu (14/9) atau hari sebelumnya berjalan lancar.

"Untuk masyarakat Sintang, mohon agar memaklumi keadaan yang saat ini terjadi di Bandara Tebelian Sintang. Melihat kondisi seperti ini, tidak hanya terjadi di Sintang namun menyeluruh di Kalimantan," ujarnya.

Bayi 4 Bulan Meninggal Diduga Akibat Kabut Asap Kebakaran Hutan, Dinas Kesehatan Beri Penjalasan Ini

Mewakili maskapai, Arif memohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

"Karena kami tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan dan setiap perjalanan penerbangan," tutupnya.

Halaman
1234
Tags:
Bencana kabut asap karhutlaKabut AsapKalimantan BaratPontianak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved