Breaking News:

Bencana Kabut Asap Karhutla

Dampak Kabut Asap di Kalbar, Jemaah Haji Batal Mendarat hingga Sekolah Diliburkan

Bencana Kabut Asap yang melanda Kalbar dalam beberapa pekan terakhir benar-benar membawa petaka bagi masyarakat. Ini faktanya.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Pengendara melintas di Jalan Sutan Syahrir, Pontianak dengan Kondisi udara yang sangat tidak sehat akibat dari pencemaran kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (11/9/2019). 

Otoritas Bandara Pangsuma Putussibau juga menghentikan sementara penerbangan.

Kepala Bandara Pangsuma Putussibau Hery Azari Batubara menyatakan, semua penerbangan Pontianak-Putussibau dibatalkan karena jarak pandang kabut asap dari Pontianak ke Putussibau terbatas.

"Ditambah lagi asap yang meliputi wilayah Kabupaten Kapuas Hulu semakin pekat sehingga mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Pangsuma di Putussibau," ujarnya.

Batubara menjelaskan, pihaknya menghentikan penerbangan sementara demi keselamatan penumpang.

"Penerbangan baru akan dilakukan lagi setelah kabut asap menipis dan aman untuk penerbangan," ucapnya.

Saat ini, kata Batubara, penerbangan Pontianak-Putussibau atau sebaliknya dilayani dua maskapai yaitu NAM Air dan Wings Air.

"Semoga kabut asap segera menipis, sehingga tidak menghambat transportasi udara," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Rupinus menyatakan ada 10 titik api di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu saat ini.

"Semuanya sudah ditanggani dengan baik," ujarnya kepada Tribun.

Rupinus menyatakan, asap yang menyelimuti Kapuas Hulu tak semuanya berasal dari 10 titik api tersebut, tapi kiriman dari luar kabupaten.

"Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kapuas Hulu, untuk waspada terhadap kabut asap, kalau bisa keluar rumah menggunakan masker," ucapnya.

Ia memastikan Satgas Karhutla dibantu masyarakat terus menanggulangi bencana Karhutla.

"Kami juga terus memberikan penyuluhan dan sosialisasi terkait bahaya membakar hutan dan lahan di musim kemarau," ujarnya.

Buruknya jarak pandang di Bandara Internasional Supadio Pontianak juga berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. Hingga pukul 15.00 aktivitas penerbangan lumpuh.

Penerbangan dari dan menuju Ketapang sejak pagi tak dapat dilakukan akibat asap yang menyelimuti wilayah Pontianak dan Ketapang.

Halaman
1234
Tags:
Bencana kabut asap karhutlaKabut AsapKalimantan BaratPontianak
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved