Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
4 Kisah Korban Selamat Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Mobil Terbang hingga Perjuangan Pasutri
Kecelakaan beruntun melibatkan 20 kendaraan di KM Tol Cipularang Senin (2/9/2019). Berikut kesaksian dari sejumlah korban kecelakaan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
Setelah berada di atap truk, mereka sempat bingung cara bisa turun.
Pasalnya, truk mereka sudah dalam posisi hampir 100 persen terguling.
"Dari situ saya bingung, turun bagaimana. Saya teriak minta tolong enggak ada yang dengar. Loncat bakal sulit," ungkap Mani.
Dari atap truk itulah, Mani dan Subhana baru mengetahui kalau banyak kendaraan di sekitarnya rusak dan terbakar.
• Kisah Pilu Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan Beruntun, Minta Dipotongkan Ayam sebelum Meninggal
Lantaran belum ada orang yang datang, Mani kemudian turun dari truk dengan hati-hati.
Ia turut membantu Subhana turun dari truk.
"Akhirnya saya turun perlahan-lahan menuruni atas kepala mobil. Suami saya yang berdarah saya tuntun, saya gendong," ujar Mani.
Kemudian, baru sejumlah pegawai PT Jasa Raharja membantu mereka.
4. Satu Keluarga di Dalam Mobil Avanza Selamat
Satu keluarga berhasil selamat dalam kecelakaan beruntun di Tol Cipularang pada Senin (2/9/2019).
Satu keluarga yang terdiri dari Rico Apriadi Tanjung (34), Adhe Suryani (32) Arkenzi (6) serta Safira (2) berada di dalam mobil Avanza bernomor polisi B 1516 KIU.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Selasa (3/9/2019), Adhe Suryani yang merupakan istri Rico menjelaskan bahwa mereka di belakang dump truk yang terguling.
Setelah mendapat peringatan, mereka sempat menurunkan laju kendaraan.
Begitu pula yang dilakukan oleh kendaraan-kendaraan lain setelah adanya truk terguling.
"Kami sudah pelan, mobil pribadi lain juga pelan semua. Tapi saya tidak tahu dari belakang gimana ada yang nabrak," ungkap Adhe di ruang perawatan RS MH Thamrin, Selasa (3/9/2019).
• Perjuangan Pasutri Bertahan Hidup di Kecelakaan Tol Cipularang, Istri Bantu Suami Turun dari Truk
Sebelum ditubruk dari arah belakang, anaknya berada di baris ketiga mobil.
Anak-anak Adhe langsung langsung melompat ke arah baris kedua sesaat sebelum tubrukan terjadi.
Padahal anak-anaknya sempat tertidur di barisan kursi paling belakang itu.
"Untungnya loncat ke baris dua. Kalau tidak pasti kejepit. Untung masih tertolong," ujarnya.
Adhe sendiri saat itu duduk di sebelah kiri depan mobil.
Sementara itu, Rico mengaku tidak terlalu jelas atas apa yang telah terjadi.
Pasalnya, Rico langsung tak sadarkan diri setelah tubrukan terjadi.

• Kesaksian Korban Kecelakaan di Tol Cipularang, Tendang Pintu Mobil hingga Dibantu Pegawai Proyek
"Enggak begitu paham, entah kenapa pas saya bangun sudah berada di rumah sakit. Jadi yang hafal banget istri saya. Enggak inget apa-apa. Cepat sekali kejadiannya," kata Rico.
Satu keluarga tersebut dirawat di Rumah Sakit MH Thamrin, Purwarkata sesaat setelah kejadian.
(TribunWow.com/Mariah Gipty)
WOW TODAY: