Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
4 Kisah Korban Selamat Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang, Mobil Terbang hingga Perjuangan Pasutri
Kecelakaan beruntun melibatkan 20 kendaraan di KM Tol Cipularang Senin (2/9/2019). Berikut kesaksian dari sejumlah korban kecelakaan.
Penulis: Mariah Gipty
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Kecelakaan beruntun melibatkan 20 kendaraan di KM Tol Cipularang Senin (2/9/2019).
Kecelakaan tersebut diawali dengan tergulingnya dump truck yang membuat banyak kendaraan mengantre.
Hingga pada akhirnya datanglah dump truck kedua yang menubruk deretan mobil yang tengah mengantre tersebut.
Berikut kesaksian dari sejumlah korban kecelakaan Tol Cipularang yang selamat:
1. Suherman Kaget Mobilnya Terbang hingga Pindah Jalur
Suherman beserta keluarganya yang selamat dari kecelakaan beruntun, kaget bahwa mobilnya tertabrak hingga berpindah jalur.
Di dalam mobil Suherman, terdapat istri, anak, orang tua, dan saudara perempuannya.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar.com pada Senin (2/9/2019), saat melintas di Tol Cipularang menuju Jakarta, mobil Fortuner yang dikendarai Suherman ditabrak dari belakang.
Mobilnya lantas terdorong hingga ke jalur yang berlawanan.
Suherman mengaku, dirinya sempat membanting setir ke kanan hingga menabrak pembatas jalan dan berakhir di dasar jurang.
• Pengakuan Saksi soal Detik-detik Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Selamatkan Penumpang Avanza
"Saya langsung banting kanan, melabrak pembatas jalan dari besi dan masuk ke jalur arah Bandung dan mobilnya terjun ke dasar jurang. Saat bangun tiba-tiba mobil saya ada di semak-semak," kata Suherman di UGD RS MH Thamrin, Purwakarta.
Suherman sendiri kaget ketika sadar tiba-tiba sudah berada di jurang di jalur ke arah Bandung.
Sedangkan, awalnya mobilnya melaju ke arah Jakarta.
"Saat sudah keluar, saya kaget tiba-tiba sudah ada di jalur arah Bandung. Alhamdulillah kami tidak ada luka, cuma syok saja," ungkap dia.
Ia mengungkapkan, air bag di mobilnya sempat keluar hingga kepalanya dan kepala istrinya tidak mengalami apa-apa.
"Saya kan nyetir, di samping istri. Saat tabrakan, air bag-nya tiba-tiba keluar. Jadi kepala saya dan istri kena air bag. Kalau yang duduk di belakang paling benjol di kepala saja," kata Suherman.
Meski di jok belakang tidak ada air bag, namun untungnya keluarganya hanya mengalami sedikit benjol.

2. Dwi Reza Ditolong Pegawai Proyek
Dwi Reza mengatakan mobilnya ditabrak dari belakang hingga hilang kendali.
Mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh Dwi Reza menghantaam pembatas jalan.
"Saya ditabrak dari belakang, saya sudah tidak sadarkan diri. Mobil saya loss, setir saya loss kan. Saya pasrah," ungkap Dwi Reza.
Meski pasrah, ia sempat menendang pintu mobilnya begitu sadar.
• Sulit Diidentifikasi, 4 Jenazah Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Dipindahkan ke RS Lain
Dwi Reza kemudian bergegas keluar.
Ia dibantu oleh seorang pekerja proyek.
Dwi Reza keluar dari mobil dengan kondisi kepalanya berdarah.
Sebagaimana diketahui terdapat 20 kendaraan yang terlibat pada kecelakaan tersebut.
Kejadian tersebut sempat disaksikan oleh para pekerja PT Amha yang tengah mengerjakan proyek pembuatan lereng di dekat Tol Cipularang.
• Olah TKP Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang dengan 3D Laser Scanner, Ini Langkah yang Dilakukan
Satu di antara pekerja proyek, Asep Ayub menjelaskan dirinya mendengar orang meminta tolong sesaat setelah kejadian.
Ia dan rekan-rekannya yang berjumlah 30 orang langsung mencoba untuk menolong para korban.

3. Pasangan Suami Istri Bertahan Hidup meski Truk yang Ditumpangi Sempat Masuk Bibir Jurang
Pasangan suami istri, Subhana (43) dan Mani (39) berhasil selamat dalam insiden kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91 pada Senin (2/9/2019).
Mereka berhasil bertahan hidup meski truk yang ditumpangi hampir saja jatuh ke jurang.
Jurang itu memiliki kedalaman sekitar 20 meter.
Kepala truk yang dikemudikan Subhana sudah berada di bibir jurang.
Sedangkan, badan truk masih tersangkut di pembatas jalan.
Subhana mengatakan, kaca truknya sudah pecah.
• Kesaksian Korban Kecelakaan di Tol Cipularang, Tendang Pintu Mobil hingga Dibantu Pegawai Proyek
"Kaca pecah Pak. Saya lihat jurang. Sedikit lagi saja truk saya terjun ke jurang," kata Subhana di UGD RS MH Thamrin, Purwakarta.
Subhana dan Mani sempat tertahan di ruang kemudi.
Tubuh pasangan suami istri itu sudah dipenuhi luka.
Awalnya, sang istri yang berusaha untuk keluar lebih dahulu.
Mani keluar dari pintu kiri mobil.
Demi keluar dari truk, mereka harus sangat berhati-hati pasalnya kepala truk sudah berada di bibir jurang.
Apabila salah langkah, mereka bisa terjatuh.

• Sudah Periksa Enam Saksi, Polisi akan Tentukan Tersangka Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang
Mani mengaku, dirinya keluar dengan cara memanjat atap mobil terlebih dahulu.
"Saat buka pintu, sudah terlihat jurang. Saya paksain ke luar, saya manjat ke atap mobil, menggelantung. Lalu saya ajak suami saya dan akhirnya bisa nyampai ke atap mobil," ujar Mani.
Setelah berada di atap truk, mereka sempat bingung cara bisa turun.
Pasalnya, truk mereka sudah dalam posisi hampir 100 persen terguling.
"Dari situ saya bingung, turun bagaimana. Saya teriak minta tolong enggak ada yang dengar. Loncat bakal sulit," ungkap Mani.
Dari atap truk itulah, Mani dan Subhana baru mengetahui kalau banyak kendaraan di sekitarnya rusak dan terbakar.
• Kisah Pilu Sopir Truk Korban Tewas Kecelakaan Beruntun, Minta Dipotongkan Ayam sebelum Meninggal
Lantaran belum ada orang yang datang, Mani kemudian turun dari truk dengan hati-hati.
Ia turut membantu Subhana turun dari truk.
"Akhirnya saya turun perlahan-lahan menuruni atas kepala mobil. Suami saya yang berdarah saya tuntun, saya gendong," ujar Mani.
Kemudian, baru sejumlah pegawai PT Jasa Raharja membantu mereka.
4. Satu Keluarga di Dalam Mobil Avanza Selamat
Satu keluarga berhasil selamat dalam kecelakaan beruntun di Tol Cipularang pada Senin (2/9/2019).
Satu keluarga yang terdiri dari Rico Apriadi Tanjung (34), Adhe Suryani (32) Arkenzi (6) serta Safira (2) berada di dalam mobil Avanza bernomor polisi B 1516 KIU.
Dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Selasa (3/9/2019), Adhe Suryani yang merupakan istri Rico menjelaskan bahwa mereka di belakang dump truk yang terguling.
Setelah mendapat peringatan, mereka sempat menurunkan laju kendaraan.
Begitu pula yang dilakukan oleh kendaraan-kendaraan lain setelah adanya truk terguling.
"Kami sudah pelan, mobil pribadi lain juga pelan semua. Tapi saya tidak tahu dari belakang gimana ada yang nabrak," ungkap Adhe di ruang perawatan RS MH Thamrin, Selasa (3/9/2019).
• Perjuangan Pasutri Bertahan Hidup di Kecelakaan Tol Cipularang, Istri Bantu Suami Turun dari Truk
Sebelum ditubruk dari arah belakang, anaknya berada di baris ketiga mobil.
Anak-anak Adhe langsung langsung melompat ke arah baris kedua sesaat sebelum tubrukan terjadi.
Padahal anak-anaknya sempat tertidur di barisan kursi paling belakang itu.
"Untungnya loncat ke baris dua. Kalau tidak pasti kejepit. Untung masih tertolong," ujarnya.
Adhe sendiri saat itu duduk di sebelah kiri depan mobil.
Sementara itu, Rico mengaku tidak terlalu jelas atas apa yang telah terjadi.
Pasalnya, Rico langsung tak sadarkan diri setelah tubrukan terjadi.

• Kesaksian Korban Kecelakaan di Tol Cipularang, Tendang Pintu Mobil hingga Dibantu Pegawai Proyek
"Enggak begitu paham, entah kenapa pas saya bangun sudah berada di rumah sakit. Jadi yang hafal banget istri saya. Enggak inget apa-apa. Cepat sekali kejadiannya," kata Rico.
Satu keluarga tersebut dirawat di Rumah Sakit MH Thamrin, Purwarkata sesaat setelah kejadian.
(TribunWow.com/Mariah Gipty)
WOW TODAY: