Temuan Kerangka di Banyumas
8 Fakta soal 4 Tengkorak di Banyumas, Dibunuh Bergantian, 5 Tahun Bungkam hingga Penantian sang Ibu
Penemuan empat tengkorak dipastikan sebagai korban pembunuhan, ini fakta-fakta yang ditemukan polisi, dari dugaan warga hingga reaksi saudara.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Mohamad Yoenus
Minah tak sendiri, ia dibantu tiga anaknya, Sania Roulita (34), Irvan Firmansyah (31), dan Achmad Saputra (27).

3. Pembunuhan Telah Direncanakan
Mulanya, pada 9 Oktober 2014 siang hari, Minah memboyong Misem ke rumah di sebelahnya dengan dalih mengobatinya yang sedang sakit.
Tujuannya agar rumah Misem kosong.
Saat itu, korban pertama, Sugiyono sedang di mandi.
Dua anak Saminah, Irvan dan Putra, masuk ke dalam rumah Misem, dan Irvan memukul besi kepada Sugiyono saat keluar dari kamar mandi.
Putra menambahkan pukulan dengan gas 3 kg ke arah korban.
"Masih ditambah lagi pukulan oleh tersangka Putra menggunakan tabung gas 3 kg," ujar AKBP Bambang Yudhantara kepada Tribunjateng.com, Selasa (27/8/2019).
Setelah dihabisi, mayat Sugiyono dibawa ke kamar.
• Fakta Lengkap Istri Bakar Jasad Suami dan Anak, Sewa 4 Eksekutor dengan Pembayaran Dicicil

Irvan dan Putra pun duduk di ruang tengah menunggu kedatangan korban lain, Ratno.
Ranto yang merupakan PNS petugas Perpustakaan SMPN 4 Purwokerto, datang dan ke ruang tengah.
Di ruang tengah, Ranto langsung dibunuh dengan cara yang sama.
"Begitu masuk ruang tengah, korban Ratno langsung dibunuh dengan cara yang sama. Dipukul menggunakan besi dan tabung gas. Setelah itu mayatnya dimasukkan ke kamar, ditumpuk bersama mayat Sugiyono," imbuh Kapolres.
Korban ketiga, Heri, putra bungsu Misem juga dihabisi dengan cara yang sama.
• 5 Fakta Penemuan Kerangka Manusia di Banyumas, Ada di Bekas Kandang hingga Diduga Satu Keluarga
Telah selesai membunuh ketiga target mereka, tak diduga, sepupu mereka Fifin atau Pipin, putri Ratno atau cucu Misem tiba di rumah.