Terkini Daerah

Ditanya soal Oknum yang 'Minta Jatah' pada Pedagang Ciu Bekonang, Begini Reaksi Kapolres Sukoharjo

Pengusaha ciu asal Bekonang mengaku memberikan 'jatah' pada oknum kepolisian, begini tanggapan Kapolres Sukoharjo.

Tribun Jateng
Sejumlah jerigen Ciu Bekonang Sukoharjo yang terkena razia Polsek Banjarsari di Solo 

TRIBUNWOW.COM - Pengusaha ciu asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah mengaku memberikan 'jatah' pada oknum kepolisian.

Jatah yang diberikan tersebut merupakan 'pelicin' agar usaha ciu yang dijalankan di Bekonang lancar dan aman.

Diketahui pembuatan ciu tersebut digunakan untuk pesta minuman keras.

Ciu sendiri sebenarnya bentuk yang belum sempurna dari proses fermentasi tetes tebu menjadi etanol atau alkohol.

Tujuan utama sejak dulu orang-orang Bekonang adalah memproduksi etanol atau alkohol untuk keperluan suplai ke rumah sakit, kosmetik, pabrik rokok dan lain-lain.

Alasan Kapolsek Sukajadi Beri Miras ke Mahasiswa Papua di Bandung: Sebelumnya Biasa Melakukan

Namun karena penjualan ciu lebih laku, dan hemat waktu, akhirnya produsen etanol pun jual dalam bentuk ciu itu kepada pemesan.

Ketika dikonfirmasi terkait adanya oknum polisi terima jatah setoran dari pengusaha atau perajin Ciu Bekonang, Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, tidak mengetahui hal tersebut.

AKBP Iwan malah meminta identitas oknum petugas yang meminta 'jatah' kepada perajin ciu tersebut. "Bisa minta infonya yang minta namanya siapa?" ucapnya pada Tribun Jateng yang dikutip TribunWow.com pada Selasa (27/8/2019).

Justru, dia akan mengucapkan terimakasih jika ada masyarakat yang memberikan info dan identitas oknum polisi yang kerap meminta uang setiap bulannya.

"Kalau ada infonya, kasihkan ke saya. Saya justru terimakasih sudah dibantu diberikan info," ujarnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved