Tips Kesehatan
Bahaya Kanker Otak: Gejala, Treatment Penyembuhan dan Cara Mengurangi Risiko Terdampak
Penyakit kanker otak masih menjadi momok mengerikan bagi masyarakat Indonesia khususnya, berikut gejala, treatment penyembuhan, dan mengurangi risiko
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Tiffany Marantika Dewi
Terkadang, hanya sebagian dari tumor yang kamu miliki, yang bisa diangkat.
Hal tersebut bergantung pada lokasi tumor itu terletak.
Dalam beberapa kasus, tumor terletak di area otak yang paling sensitif atau tidak dapat diakses, dan operasi untuk mengangkatnya tidak dapat dilakukan.
• 5 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan, Tingkatkan Fungsi Otak hingga Cegah Kanker
Kemoterapi dan Terapi Radiasi
Jenis perawatan selanjutnya adalah dengan diberikan obat kemoterapi untuk menghancurkan sel kanker di otak serta mengecilkan tumor.
Obat kemoterapi dapat diberikan secara oral atau intravena.
Sementara itu, terapi radiasi dapat direkomendasikan untuk menghancurkan jaringan tumor atau sel kanker yang tidak dapat diangkat melalui pembedahan.
Terapi ini dilakukan dengan gelombang energi tinggi, seperti sinar-X.
Terkadang, penderita kanker otak mungkin perlu menjalani kemoterapi dan terapi radiasi secara bersamaan.
Kemoterapi juga dapat dilakukan setelah perawatan radiasi.
• 7 Manfaat Konsumsi Bawang Merah bagi Kesehatan, Tingkatkan Sirkulasi Darah hingga Baik Untuk Tulang
Obat Biologis
Dokter mungkin akan meresepkan obat biologis untuk meningkatkan, mengarahkan, atau memulihkan pertahanan alami tubuh terhadap tumor.
Misalnya, obat bevacizumab berfungsi untuk menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang memasok tumor.
Uji klinis
Dalam kasus kanker otak lanjut yang tidak menanggapi pengobatan, terapi percobaan klinis dan obat-obatan dapat diberikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-kanker-otak.jpg)