Rusuh di Papua

Ungkap Alasan Mahasiswa Papua Tolak Risma hingga Fadli Zon, KontraS: Mau Kasih Apa? Perjelas Dulu

Sekjen Federasi KontraS, Andy Irfan Junaedi membeberkan alasan mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Tambaksari, Surabaya, menolak kunjungan.

Ungkap Alasan Mahasiswa Papua Tolak Risma hingga Fadli Zon, KontraS: Mau Kasih Apa? Perjelas Dulu
Istimewa/surya.co.id
Tulisan yang ada di gerbang Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya 

Ia lalu mengatakan hal itulah yang menjadi alasan penolakan kunjungan terjadi.

Tak hanya Risma dan Fadli Zon, kunjungan Gubernur Jawa Timur, Khofifah juga ditolak.

"Nah sekarang wali kota pengin ketemu, gubernur pengin ketemu, tadi pagi Pak Fadli Zon pengin ketemu, jadi saya bisa paham kenapa teman-teman tidak mau, 'sudah saya tidak mau ketemu dengan semua orang'."

"Karena yang mau ketemu enggak jelas juga maksudnya apa. Mau kasih apa? Mau bikin apa? Perjelas dulu itu dan mari kita bertemu secara baik-baik, meletakkan semuanya secara wajar," pungkasnya.

Lihat videonya dari 10.49:

Kronologi Kerusuhan

Diketahui sebelumnya, polisi mengangkut paksa 43 mahasiswa Papua ke Mapolrestabes Surabaya, Sabtu (17/8/2019) sore, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Minggu (18/8/2019).

Polisi pada saat mengangkut paksa menembakkan gas air mata dan menjebol pintu pagar Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, mahasiswa Papua tersebut dibawa untuk kepentingan pemeriksaan dalam kasus perusakan dan pembuangan Bendera Merah Putih.

"Saat ini (mereka), kami ambil keterangan di Polrestabes Surabaya, seluruhnya ada 43 (mahasiswa Papua yang ditangkap)," kata Leo, di Asrama Mahasiswa Papua.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Lailatun Niqmah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved