Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Kasus Polisi Tembak Polisi, Brigadir RT Hujani 7 Peluru ke Rekannya, Ini Ancaman Hukumannya

Kasus polisi tembak polisi dilakukan Brigadir Rangga Tianto (RT) (32) kepada Brigadir Kepala (Bripka) Rahmat Effendy (RE) (41). Korban meninggal.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Ananda Putri Octaviani
Istimewa/ WartaKota
Brigadir Rangga Tianto (RT) (32) pelaku penembakan kepada Brigadir Kepala (Bripka) Rahmat Effendy (RE) (41) yang membuat korban meninggal. 

"Lalu, dia (Brigadir RT) menembak Bripka RE sebanyak tujuh kali tembakan pada bagian dada, leher, paha, dan perut," ungkap Argo Yuwono.

Bripka RE yang merupakan warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Tapos, Depok itu pun meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Brigadir Kepala (Bripka) Rahmat Effendy (RE) (41) ditembak rekannya yang membuat korban meninggal.
Brigadir Kepala (Bripka) Rahmat Effendy (RE) (41) ditembak rekannya yang membuat korban meninggal. (Istimewa/ WartaKota)

Dikutip dari Kompas.com pada pukul 10.00 WIB tampak jenazah telah berada di rumahnya di Jalan Permata, Cimanggis, Tapos, Depok.

Tetangga dan keluarga korban terus berdatangan memenuhi rumah korban untuk memberi ucapan bela sungkawa.

Rekan almarhum sesama polisi juga terlihat memenuhi kediaman Bripka RE untuk mulai mempersiapkan diri untuk upacara prosesi pemakaman.

Adik ipar Bripka RE mengatakan kakaknya akan dimakamkan di kawasan Jonggol, Bogor setelah salat Jumat.

Bripka RE diketahui meninggalkan dua anak dan satu istrinya.

Insiden polisi tembak polisi yang dilakukan Brigadir Rangga Tianto (RT) (32) menewaskan Brigadir Kepala (Bripka) Rahmat Effendy (RE).
Insiden polisi tembak polisi yang dilakukan Brigadir Rangga Tianto (RT) (32) menewaskan Brigadir Kepala (Bripka) Rahmat Effendy (RE). (TribunJakarta.com/Bima Putra/ Capture Ist Warta Kota)

Sosok Bripka RE

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji selaku pimpinan almarhum Bripka Rahmat Effendy menuturkan sosok korban, dikutip dari Kompas.com.

Menurutnya Bripka RE merupakan sosok yang sopan dan luar biasa dalam melakukan kedinasan.

"Dia bekerja baik, sopan, diberi pekerjaan bisa selesai, artinya luar biasa di kedinasan," kata Sumardji di rumah duka, Jumat (26/7/2019).

Sosok Bripka Rahmat Effendy, Polisi yang Ditembak Polisi Pakai 7 Peluru: Luar Biasa di Kedinasan

Selain itu di lingkungan pun Bripka RE sangat peduli terhadap sesama.

Bripka RE diketahui menjadi Ketua Pokdar sub sektor Sukamaju Baru.

"Selain itu beliau juga diberi amanah sebagai ketua pokdar Kamtibmas. Itu bukan beban pekerjaan yang mudah tetapi susah, karena harus meluangkan waktu di sisa pekerjaannya yang harus dijalankan di kepolisian," paparnya.

"Almarhum juga dikenal aktif di Pokdar sehingga ketika ada kejadian di kampung ini selalu aktif diberi tahu warga dan langsung memberikan solusi," ucap AKBP Sumardji.

(TribunWow.com/ Roifah Dzatu Azmah)

WOW TODAY:

Halaman 3/3
Tags:
Polisi Tembak PolisiDepokKasus Penembakan
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved