Kabar Ibu Kota

Ajukan Ganti Rugi Ratusan Juta, Sidang Praperadilan Empat Pengamen Salah Tangkap Kembali Ditunda

Keempat pengamen salah tangkap tidak hanya minta ganti rugi materi, mereka juga ingin Polda metro Jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI meminta maaf.

Ajukan Ganti Rugi Ratusan Juta, Sidang Praperadilan Empat Pengamen Salah Tangkap Kembali Ditunda
KOMPAS.com/WALDA MARISON
Fikri Pribadi, Pengamen yang diduga mendapat kekerasan dari oknum polisi, Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Sidang praperadilan atas gugatan yang diajukan empat pengamen Cipulir, korban salah tangkap kembali ditunda.

Keempat pengamen salah tangkap tersebut, diketahui telah menuntut ganti rugi pada Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya.

Dkutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Senin (21/7/2019), sidang praperadilan tersebut sebelumnya sudah ditunda dan kini kembali ditunda lagi.

Setelah ditunda, sidang praperadilan akhirnya berlangsung pada Selasa (22/7/2019) pukul 13.00 WIB.

Pengamen yang Temukan Mayat di Cipulir Dipukul hingga Disetrum Oknum Polisi agar Ngaku Membunuh

Namun sidang tersebut kembali ditunda, setelah pihak penuntut menyampaikan alasan permintaan ganti rugi dari pemohon.

"Pada intinya kami membacakan mengenai alasan-alasan korban mengajukan praperadilan. Lalu bagaimana kedudukan pemohon dan termohon sendiri," ucap kuasa hukum korban dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Okky Wiratama Siagian Senin (22/7/2019).

Menurut Okky, keempat pengamen telah menjalani persidangan sesat yang membuat korban merugi.

"Maka dari itu mewajibkan mendapatkan ganti kerugian dan rehabilitasi untuk korban," ucap Okky.

Sidang yang ditunda tersebut disebabkan, karena pihak termohon belum siap untuk memberikan jawaban atas permohonan empat pengamen itu.

Polda Metro Jaya dan Kejati DKI Jakarta Dituntut Rp 746 Juta oleh 4 Pengamen Korban Salah Tangkap

"Sesuai dengan KUHP proses praperadilan ini kan cepat. Jadi setelah ini besok jawaban termohon," ucap Okky.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: AmirulNisa
Editor: Ananda Putri Octaviani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved