Breaking News:

Terkini Daerah

Dijual ke Lelaki Hidung Belang hingga Dipaksa Konsumsi Narkoba, Ini Motif Remaja Lompat dari JPO

Seorang remaja wanita nekat malakukan percobaan bunuh diri dengan melompat dari jembatan penyebrangan orang (JPO). Berikut motif dari wanita tersebut.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
JPO di depan Mall Ramayana, Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, yang dijadikan lokasi AF untuk mengakhiri hidupnya. 

TRIBUNWOW.COM - Remaja wanita berinisial AF (17) melakukan aksi nekat untuk mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Margonda, depan Terminal Depok, Jawa Barat, Rabu (10/7/2019).

Beruntung, AF berhasil diselamatkan setelah tersangkut di pagar JPO.

Setelah diselamatkan dan dibawa ke Dinas Sosial Kota Depok, AF menceritakan motif yang membuatnya melakukan aksi nekat melompat dari atas JPO.

Seorang Wanita Coba Bunuh Diri dengan Lompat dari JPO, Kabur karena Sering Dipaksa Konsumsi Narkoba

AF mengaku ingin mengakhiri hidupnya lantaran depresi dengan apa yang menimpanya selama satu tahun belakangan ini.

Dirangkum TribunWow.com, berikut ini sejumlah alasan AF memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dan lompat dari JPO:

1. Kerap Dicekoki Narkoba

Dikutip TribunWow.com dari TribunJakarta.com, Sabtu (13/7/2019), AF mengaku memutuskan untuk bunuh diri setelah kabur dari rumah kontrakan di kawasan Citayem, Kota Depok.

Di tempat itulah AF tinggal selama setahun, bersama seorang laki-laki berinisial SBR.

Ia mengaku ibu kandungnya menitipkan dirinya di rumah kontrakan tersebut karena SBR merupakan teman ibunya.

Selama berada di rumah kontrakan tersebut, AF mengaku sering diberi obat-obatan terlarang.

"Awalnya saya pikir itu obat flu, tapi malah obat terlarang. Terus juga saya sering dicekoki sabu, sambil diancam kalau saya berani melawan," ucap AF, Rabu (10/7/2019).

Kasus Bunuh Diri karena Tak Dapat Restu, Bupati Jeneponto Sebut Uang Panaik Bukan untuk Jual Anak

2. Kerap Diperkosa dan Dijual ke Lelaki Hidung Belang

Tidak hanya itu, AF juga diminta SBR untuk melayani hawa nafsunya.

Setiap AF dipaksa mengonsumsi narkoba dalam berbagai bentuk, ia juga akan diminta untuk melayani SBR dan lelaki hidung belang.

"Setiap habis makai (narkoba), saya selalu dipaksa melayani dia. Bahkan teman-temannya pun ikutan," ucap AF.

AF ketika diperiksa di Kantor Dinas Sosial Kota Depok, Rabu (10/7/2019).
AF ketika diperiksa di Kantor Dinas Sosial Kota Depok, Rabu (10/7/2019). (Istimewa/TribunJakarta.com)
Halaman
123
Tags:
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO)Depoknarkoba
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved