Breaking News:

Terkini Nasional

Sempat Terdiam, Tangisan Baiq Nuril Pecah saat Ditanya soal Kasusnya: Saya Sudah Capek Sekali Mbak

Terdakwa kasus perekaman ilegal, Baiq Nuril mengungkapkan perasaanya terhadap kasus yang menimpanya.

Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
Capture Metro TV
Terdakwa kasus perekaman ilegal, Baiq Nuril mengungkapkan perasaanya terhadap kasus yang menimpanya. 

TRIBUNWOW.COM - Terdakwa kasus peanggaran UU ITE, Baiq Nuril mengungkapkan perasaanya terhadap kasus yang menimpanya.

Diketahui, dalam update kasusnya, Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) dan Baiq akan tetap dijatuhi hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Dikutip TribunWow.com dari saluran Youtube metrotvnews, Selasa (9/7/2019), Baiq Nuril menuturkan dirinya telah lelah berhadapan dengan kasusnya.

Dirinya juga mengaharapkan ada keadilan yang bisa diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sebelumnya, saat pembawa acara menanyainya, ia terdiam tak dapat menjawab dan menangis.

"Saya sudah capek sekali mbak," ujar Baiq Nuril setelah menguasai dirinya.

"Saya berharap Bapak Presiden memberikan keadilan bagi saya, karena sampai sekarang rasa keadilan itu belum ada," ungkapnya sembari menyeka air matanya.

Sebut Jokowi Sudah Minta Pihak Terkait Kaji Kasus Baiq Nuril, Menkumham Yakin Amnesti Segera Keluar

Terdakwa kasus  perekaman ilegal, Baiq Nuril mengungkapkan perasaanya terhadap kasus yang menimpanya.
Terdakwa kasus perekaman ilegal, Baiq Nuril mengungkapkan perasaanya terhadap kasus yang menimpanya. (Capture Metro TV)

Tampak ia berulang kali menunduk menahan tangisnya.

"Kenapa rasa keadilan itu belum Anda dapatkan?" tanya pembawa acara.

Menurut Baiq Nuril putusan MA terhadap PK yang diajukan jauh dari kata keadilan.

Ia mengharapakan suara kesedihannya dapat didengarkan oleh Jokowi.

"Karena putusan PK itu yang menolak PK saya dan saya rasa itu keadilan yang benar-benar jauh dari saya. Dan mudah-mudahan dengan kedatangan saya ke sini Bapak Presiden mau mendengarkan isi hati saya," paparnya.

Mengenai apa yang ia ingin sampaikan saat bertemu Jokowi, ia hanya ingin meminta keadilan.

"Mungkin saya ingin menceritakan segala keluh kesah saya selama ini. Rasa keadilan mungkin ya, bukan hanya saya, tapi untuk perempuan-perempuan yang seperti saya tapi mereka tidak berani untuk mengungkapkan. Cukup saya yang menitikkan air mata, cukup saya," sebutnya.

MA Tanggapi Langkah Baiq Nuril yang Minta Amnesti Jokowi: Presiden Harus Juga Dengar DPR

Ia merasa telah lelah dan apa yang menimpanya juga berdampak terhadap buah hatinya.

Halaman
123
Tags:
Baiq NurilMahkamah Agung (MA)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved