Breaking News:

Orangtua dan Anak

Bayi Alami Batuk dan Pilek, Coba Lakukan Beberapa Penanganan di Rumah sebelum Dibawa ke Dokter

Bayi yang mengalai batuk dan pilik tidak perlu burur-buru dibawa ke dokter. Anda dapat melakukan pengobatan sendiri di rumah dengan cara berikut.

Penulis: AmirulNisa
Editor: Claudia Noventa
YouTube Gue Sehat
Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Pemata Cibubur, Jakarta, dr. Lucian Nauli Simbolon, SpA. 

TRIBUNWOW.COM - Batuk dan pilek adalah penyakit yang sering menyerang pada anak-anak termasuk bayi.

Batuk dan pilek pada bayi dapat membuat bayi sering gusar dan susah makan serta minum.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Pemata Cibubur, Jakarta, dr. Lucian Nauli Simbolon, SpA menjelaskan alasan bayi sering mengalami batuk dan pilek.

Tanda-tanda Awal Autisme pada Bayi yang Wajib Diketahui, Lihat Sejauh Mana Buah Hati Berkembang

Penjelasan diberikan melalui channel YouTube Gue Sehat yang berjudul "Cara Menyembuhkan Batuk dan Pilek pada Bayi" yang tayang pada Sabtu (8/4/2019).

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab bayi sering mengalami batuk dan pilek yaitu persoalan lingkungan dan nutrisi yang didapat.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Pemata Cibubur, Jakarta, dr. Lucian Nauli Simbolon, SpA.
Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Pemata Cibubur, Jakarta, dr. Lucian Nauli Simbolon, SpA. (YouTube Gue Sehat)

Bayi yang mendapat nutrisi sempurna seperti Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan imunisasi lengkap, tentunya tidak akan mudah terserang batuk dan pilek.

"Faktor berikutnya, apakah ada resiko alergi pada keluarga bayi tersebut," ucap dr. Lucia Nauli Simbolon.

Orangtua yang memiliki riwayat penyakit seperti sinusitis atau asma, memungkinkan si bayi untuk memproduksi lendir lebih banyak dari bayi lain.

Bayi yang mengalami batuk dan pilek, namun masih aktif bahkan tidak megalami kesulitan makan atau minum, maka orangtua tidak perlu khawatir.

Bayi yang masih aktif akan terus mampu menyembuhkan dirinya sendiri kurang dari satu minggu.

5 Hal Sederhana untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Bayi yang Baru Lahir, Jangan Biarkan Dicium Orang Asing!

"Batuk pilek baru dua hari, tapi bayinya sesak nafas, tidak mau minum, tanda-tanda bahaya jadi harus segera dibawa ke dokter," jelas dr. Lucia Nauli Simbolon.

Batuk dan pilek dapat sembuh dengan sendirinya, tergantung seberapa kuat imunitas bayi tersebut.

Sehingga penting bagi bayi mendapat asupan yang tepat, untuk memperkuat imunitas si bayi.

Lihat video pada menit ke-1:28

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu meredakan penyakit batuk dan pilek pada bayi, tanpa membawa ke dokter.

Dikutip TribunWow.com dari hallosehat.com, Senin (8/7/2019), para orangtua dapat melakukan beberapa cara berikut untuk meredakan batuk dan pilek pada bayi.

1. Meningkatkan Cairan Tubuh

Cairan dapat membantu merekan batuk dan mengurangi produksi lendir di hidung, hingga bayi akan mudah bernafas.

Berikan bayi Anda air putih, ASI, susu, atau jus.

Atau Anda bisa berikan sup ayam hangat atau minuman hangat, seperti coklat panas yang dapat melegakan tenggorokan.

Namun, untuk bayi di bawah enam bulan cukup berikan ASI ekstra pada bayi Anda.

2. Berikan Sedikit Madu

Madu merupakan cairan yang mengandung antioksidan dan antibakteri yang baik untuk kesehatan.

Bahkan madu juga mengandung vitamin C yang bagus untuk membentuk kekebalan tubuh.

Beri bayi Anda setengah sendok teh madu sebelum tidur.

Tapi ingat, pemberian madu hanya boleh dilakukan untuk bayi yang umurnya di atas satu tahun.

Jangan berikan madu pada bayi di bawah satu tahun, karena akan menyebabkan bayi sakit.

Bayi Mendengkur atau Ngorok saat Tidur, Normalkah?

3. Menaikkan Kepala Bayi

Menaikkan posisi kepala saat tidur sangat efektif saat Anda sedang flu.

Hal itu juga berlaku untuk bayi, dengan menaikan posisi kepala akan membantu bayi untuk bernafas lebih baik.

Gunakan bantal yang tidak terlalu tebal atau gunakan ganduk yang sudah dilipat, lalu baringkan bayi Anda.

4. Pilih Makanan yang Meringankan Batuk

Bila bayi di bawah enam bulan mengalami batuk dan pilek, Anda hanya perlu memberikan ASI yang cukup atau susu formula.

Namun, jika bayi Anda sudah berusia mendekati satu tahun, Anda perlu menjaga makanan apa saja yang baik dikonsumsi.

Berikan bayi Anda makanan yang lembut seperti puding, yogurt, atau saus apel.

5. Waktu Istirahat yang Cukup

Atur waktu bayi Anda istirahat dengan tidur yang nyenyak.

Saat bayi mengalami batuk, tidak jarang bayi juga akan kesulitan makan dan membuatnya gelisah.

Coba tetap buat bayi Anda tertidur di jam-jam istrahatnya.

Bila sang bayi nyaman tidur dalam gendongan, maka gendong bayi Anda, hingga tertidur dengan lelap sebelum meletakkannya di kasur.

Ada Ruam Merah di Leher Bayi Anda? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengobatinya

6. Beri Uap Panas

Memberikan penguapan pada area wajah, dapat sangat efektif untuk meringankan hidung tersumbat.

Anda bisa menyiapkan air panas dalam ember kecil atau mangkuk, lalu dekatkan pada bayi Anda.

Saat melakukan penguapan, pastikan bayi Anda tidak terkena air panas yang dapat melukai kulitnya.

(TribunWow.com/Ami)

WOW TODAY:

Tags:
BatukPilekDokterBayi
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved