Sidang Sengketa Pilpres 2019
Prediksi yang Terjadi setelah Putusan MK, BPN: Kalau Demokrasi Diisi Kecurangan, Orang Keberatan
BPN Prabowo-Sandi Iwan Satriawan prediksi yang terjadi seusai sidang putusan sengketa Pilpres di MK: Kalau demokrasi diisi kecurangan, orang keberatan
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Anggota Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Iwan Satriawan, memprediksi apa yang akan terjadi setelah sidang putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019).
Iwan Satriawan memprediksi masyarakat akan keberatan jika sampai MK memberi putusan sengketa Pilpres 2019 secara tidak adil atau diisi dengan kecurangan.
Hal tersebut disampaikan Iwan Satriawan saat menjadi narasumber tayangan Satu Meja The Forum unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Rabu (26/6/2019).
Menurut Iwan Satriawan, langkah yang ditempuh seluruh pihak selama sidang sengketa sudah tepat, sesuai dengan sistem pemerintahan Indonesia, yakni demokrasi.
• Prediksi Bunyi Putusan MK dalam Sidang Sengketa Pilpres 2019 Menurut Mahfud MD

• Sebut Ada Kejahatan Pilpres, Marwan Batubara Sarankan Prabowo Tolak Putusan jika MK Menangkan Jokowi
"Bung Iwan, apa yang akan terjadi setelah MK besok (hari ini) menjatuhkan putusan itu sendiri?" tanya Budiman Tanuredjo sang pembawa acara.
"Bagi kami orang hukum ya, seperti Bang Luhut (Pangaribuan), ini adalah mekanisme konstitusional yang disediakan oleh konstitusi kita. Kita gunakan jalur ini," jawab Iwan Satriawan.
Sejak terjadinya Pilpres 2019 hingga proses sidang sengketa, Iwan Satriawan menyebut ini sebagai bukti adanya komitmen untuk menjalankan sesuai aturan demokrasi.
"Itu buktinya bahwa kita punya komitmen sama, bahwa democracy is our rule of the game (demokrasi adalah aturan kita dalam permainan-red), kita tidak menemukan cara-cara di luar (jalur demokrasi)," terang Iwan Satriawan.
• Tetap Ikut Aksi Meski Sudah Dilarang Prabowo, Titiek Soeharto: Semoga Para Hakim MK Diberi Hidayah
"Kalau kita sepakat demokrasi, ya democracy is the rule of the game," imbuhnya.
Meski demikian, Iwan Satriawan mengingatkan kembali agar aturan demokrasi dipatuhi bersama dan tidak dicemari dengan tindakan-tindakan yang menyalahi hukum.
"Cuma harus ada catatan, rule of the game itu harus kita jaga bersama, jangan sampai kemudian rule of the game ini kita kontaminasi, kita rusak dengan praktik-praktik yang tidak semestinya, itu saja," tuturnya.
Terkait dengan apa yang akan terjadi setelah sidang putusan MK, Iwan Satriawan menyebut masyarakat akan menerima apapun hasilnya asalkan diputuskan dengan adil.
• Bahas Peluang Prabowo-Sandi Menang di MK, Ahli Hukum: Banyak Dalil yang Tak Berhasil Dibuktikan
Lain halnya jika MK menentukan putusan dengan adanya ketidakadilan atau kecurangan, maka masyarakat disebut keberatan dengan hasilnya.
"Persoalan kalau kita kompetisi ini terjadi kompetisi yang sangat ketat, ada yang menang ada yang kalah, kalau itu dilaksanakan dengan fair, jujur, adil, saya kira semua orang bisa menerimanya."
"Tapi kalau demokrasi itu kita isi dengan unsur-unsur kecurangan, unfairness conduct (perilaku tidak adil-red), saya kira secara natural orang akan keberatan dengan hasil itu," terangnya.
Berikut video lengkapnya (menit ke-1.09):
(TribunWow.com/Ifa Nabila)
WOW TODAY