Tips Kesehatan
Putus Cinta? Waspada Sindrom Patah Hati yang Bisa Sebabkan Nyeri di Dada dan Gangguan Jantung
Patah hati memang menyakitkan dan dapat menyebabkan nyeri di dada bahkan konsekuensi penyakit jantung. Berikut penjelasan pakar
Penulis: Ekarista Rahmawati P
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
Tanda dan Gejala
Tanda dan gejala sindrom patah hati yang paling umum adalah angina (nyeri dada) dan sesak napas.
Anda dapat mengalami hal-hal ini saat sakit hati bahkan jika Anda tidak memiliki riwayat penyakit jantung.
Aritmia (detak jantung tidak teratur) atau syok kardiogenik juga dapat terjadi saat orang terserang sindrom patah hati.
Syok kardiogenik adalah suatu kondisi di mana jantung yang tiba-tiba melemah tidak dapat memompa cukup darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh, dan itu bisa berakibat fatal jika tidak segera diobati.
Sebab ketika orang meninggal karena serangan jantung, syok kardiogenik adalah penyebab kematian paling umum.
Lalu Apa bedanya serangan jantung dan sindrom patah hati?
Beberapa tanda dan gejala sindrom patah hati berbeda dengan gejala serangan jantung.
Pada sindrom patah hati, gejala muncul tiba-tiba setelah tekanan emosi atau fisik yang ekstrem.
• Tak Hanya Nyeri Dada, Ini Gejala Penyakit Jantung si Silent Killer
Berikut ini beberapa perbedaan lainnya:
- Hasil EKG (tes yang mencatat aktivitas listrik jantung) tidak terlihat sama dengan hasil EKG untuk seseorang yang mengalami serangan jantung.
- Tes darah tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan jantung.
- Tes tidak menunjukkan tanda-tanda penyumbatan di arteri koroner.
- Tes menunjukkan adanya pembesaran dan pergerakan yang tidak biasa pada bilik jantung kiri bawah (ventrikel kiri).
- Waktu pemulihannya cepat, biasanya dalam beberapa hari atau minggu (lebih cepat dibandingkan dengan waktu pemulihan serangan jantung yang mencapai sebulan atau lebih).
Pelajari Lebih Lanjut Tentang Sindrom Patah Hati
Jika dokter Anda mengira Anda menderita sindrom patah hati, Anda mungkin memerlukan angiografi koroner, tes yang menggunakan pewarna dan sinar-X khusus untuk menunjukkan bagian dalam arteri koroner Anda.
Tes diagnostik lainnya adalah tes darah, EKG, ekokardiografi (tes tanpa rasa sakit yang menggunakan gelombang suara untuk membuat gambar jantung yang bergerak) dan MRI jantung.
Untuk mengawasi kesehatan jantung Anda, dokter Anda dapat merekomendasikan gema sekitar sebulan setelah Anda didiagnosis dengan sindrom tersebut.
Bicarakan dengan dokter Anda tentang seberapa sering Anda harus menjadwalkan kunjungan dan tindakan lebih lanjut.
(TribunWow.com/Ekarista)
WOW TODAY:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-putus.jpg)