Pilpres 2019

Sebut Prabowo sebagai Ksatria, Ruhut Sitompul Memintanya Dinginkan Suasana

Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul menanggapi aksi 22 Mei terkait tensi politik pasca-pilpres.

Sebut Prabowo sebagai Ksatria, Ruhut Sitompul Memintanya Dinginkan Suasana
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ruhut Sitompul. 

"Jadi sudahlah Pak Prabowo, dinginkan lah, karena mereka itu ada yang pendukung Bapak," kata Ruhut.

"Tapi mungkin ada juga pihak ketiga ya, karena kita lihat ada senjata tajam apa peluru tajam."

"Sedangkan dari kepolisian itu semua hampa, begitu juga dengan TNI," tandasnya.

Moeldoko: Ada Kelompok Tertentu di Luar Teroris Ingin Dompleng Suasana Pasca-Pilpres 2019

Simak videonya dari menit 7.32:

Diketahui sebelumnya, Prabowo memberikan pernyataan soal aksi kerusuhan 22 Mei, di kediamannya di Kertanegara pada Rabu (22/5/2019) sore.

Ia tampak didampingi oleh calon wakil presiden (cawapres) 02 Sandiaga Uno, politisi PAN Hanafi Rais, dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.

Ada pula dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) seperti Tedjo Edhy, Dahnil Anzar, dan Fadli Zon.

Dikutip dari saluran Youtube Kompas Tv, Rabu (23/5/2019), Prabowo di poin terakhirnya memberikan imbauan kepada pendukungnya yang menjadi peserta aksi.

 Ditanya Kemungkinan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi-Maruf, Ferdinand: Tentu akan Dipertimbangkan

Ia meminta agar pendukungnya menghindari kekerasan fisik.

Prabowo juga meminta agar tak melawan aparat sat ada salah paham yang terjadi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Claudia Noventa
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved