Breaking News:

Pilpres 2019

Ditanya Kemungkinan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi-Ma'ruf, Ferdinand: Tentu akan Dipertimbangkan

Ferdinand Hutahaean angkat bicara saat disinggung soal Demokrat akan bergabung ke koalisi paslon 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Penulis: Atri Wahyu Mukti
Editor: Rekarinta Vintoko
Capture Mata Najwa di Trans7
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean angkat bicara saat disinggung soal Demokrat akan bergabung ke koalisi paslon 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Rabu (23/5/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean angkat bicara saat disinggung soal Demokrat akan bergabung ke koalisi paslon 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

Dilansir oleh TribunWow.com, hal itu disampaikan oleh Ferdinand saat menjadi narasumber acara 'Mata Najwa' di Trans7, Kamis (23/5/2019).

Mulanya pembawa acara Najwa Shihab menyinggung soal pertemuan Komandan Kogasma Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Jokowi di Istana Merdeka Bogor pada Rabu (22/5/2019).

Kemudian Najwa juga menyinggung pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memberi selamat kepada Jokowi atas kemenangannya di Pilpres 2019.

Untuk itu, Najwa menanyakan kepada Ferdinand apakah hal tersebut menjadi sinyal Demokrat akan masuk ke koalisi Jokowi-Ma'ruf.

"Apakah itu artinya Demokrat akan masuk ke koalisi Jokowi-Ma'ruf? tanya Najwa.

"Partai Demokrat saya setiap hari berkomunikasi dengan ketua umum, beliau menyampaikan amanat-amanat yang harus kami jalankan," jawab Ferdinand.

"Beliau tegas menyatakan bahwa penyampaian Jokowi yang ingin menjadi pemimpin dan presiden dari semua pihak itu harus didukung secara total oleh Demokrat," sambung Ferdinand.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun Beberkan Alasan Gugatan Prabowo pada Pilpres 2014 Ditolak MK

Lantas Ferdinand menjelaskan apakah Demokrat akan bergabung dengan Jokowi-Ma'ruf nantinya tergantung sikap dari Jokowi.

Ia mengungkapkan jika Jokowi mengajak Demokrat bergabung maka ajakan itu akan dipertimbangkannya.

"Maka Partai Demokrat apakah kemudian nanti akan bergabung atau tidak dengan koalisinya Jokowi itu kan tergantung Pak Jokowi sendiri," ungkap Ferdinand.

"Kalau diajak tentu kita akan mempertimbangkan apakah ajakan tersebut akan diterima," imbuhnya.

Supaya Kekalahan Prabowo di Pilpres Tak Terulang, Ini yang Harus Disiapkan ke MK Menurut Refly Harun

Terkait itu, Ferdinand kemudian mengungkapkan ada kesamaan pemikiran Jokowi dengan Demokrat.

Kesamaan tersebut yakni menjadikan bangsa menjadi lebih baik untuk kedepannya.

"Tapi yang pasti kesamaan pikiran Pak Jokowi dengan Partai Demokrat saat ini untuk menjadikan Indonesia 2045 menjadi Indonesia emas, kita punya cita-cita yang sama," ujar Ferdinand.

Halaman
123
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved