Terkini Daerah

Seorang Guru Tega Bunuh dan Kubur Bayinya di Kebun Bambu Belakang Rumah, Sempat Ditinggal Mengajar

Seorang wanita yang berprofesi sebagai guru honorer di Magelang tega mengubur bayi yang ia lahirkan sendiri.

Seorang Guru Tega Bunuh dan Kubur Bayinya di Kebun Bambu Belakang Rumah, Sempat Ditinggal Mengajar
Tribunjogja.com | Rendika Ferri
Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto (kiri) disertai Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Bayu Puji H, menunjukkan cangkul dan cethok yang digunakan pelaku untuk mengubur bayinya, dalam jumpa pers di Mapolres Magelang, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita, MR (26), yang berprofesi sebagai guru honorer di Magelang, Jawa Tengah, tega membunuh dan mengubur bayi yang dilahirkannya sendiri di kebun bambu belakang rumahnya.

Sebelum dikuburkan di kebun bambu belakang rumahnya, diketahui MR sempat meninggalkan bayi berjenis kelamin perempuan itu untuk mengajar di sekolah yang menjadi tempat kerjanya.

Kejadian tersebut bermula ketika MR merasakan adanya kontraksi pada Sabtu (23/3/2019) sekitar pukul 19.30 WIB lalu.

Kemudian MR melahirkan bayinya pada Minggu (24/3/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Viral di Facebook Video Ibu Aniaya Anak karena Tak Mau Makan, Dipukuli sampai Dibekap dengan Bantal

Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto (kiri) disertai Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Bayu Puji H, menunjukkan cangkul dan cethok yang digunakan pelaku untuk mengubur bayinya, dalam jumpa pers di Mapolres Magelang, Selasa (16/4/2019).
Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto (kiri) disertai Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Bayu Puji H, menunjukkan cangkul dan cethok yang digunakan pelaku untuk mengubur bayinya, dalam jumpa pers di Mapolres Magelang, Selasa (16/4/2019). (Tribunjogja/Rendika Ferri K)

Keterangan terkait kejadian tersebut diungkapkan oleh Wakapolres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto dalam gelaran jumpa pers di Mapolres Magelang pada Selasa (16/4/2019).

"Setelah kami lakukan pemeriksaan, pelaku mengaku telah melahirkan bayi tersebut. Ia melahirkan sendiri," kata Eko, seperti dikutip dari Tribun Jogja, Jumat (19/4/2019).

Ini Kronologi Dua Jurnalis di Bogor Dianiaya Seorang Pria saat Sedang Liputan hingga Luka-luka

Setelah melahirkan bayi perempuan itu, MR menganiaya anaknya hingga meninggal.

"Saat bayi itu keluar, ia mendiamkan orok bayi tersebut tanpa diberikan pakaian."

"Diduga ada upaya kekerasan hingga bayi meninggal. Bayi tersebut kemudian dibungkus menggunakan sarung," jelasnya.

Keesokan harinya setelah penganiayaan tersebut terjadi, Senin (25/3/2019), ia menguburkan bayinya di kebun bambu belakang rumahnya.

Komentari Kasus Penganiayaan Audrey, Hotman Paris: Kenapa Hasil Visum Berkata Lain?

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Laila Zakiyya Khairunnisa
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved