Breaking News:

Terkini Nasional

Arti 'People Power' yang Dilontarkan Amien Rais hingga Menimbulkan Polemik di Masyarakat

Apakah Anda tahu apa sesungguhnya makna 'people power' yang menjadi polemik setelah Amien Rais mengancam terkait hasil pemilu?

Tayang:
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Rekarinta Vintoko
Tribunnews/Jeprima
Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Amien Rais saa tiba di Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2018). Kedatangan Amien Rais adalah untuk memenuhi panggilan penyidik atas kasus berita bohong penganiayaan Ratna Sarumpaet, Amien diperiksa sebagai saksi. 

Bahkan, Gubernur Evelio Javier, seorang pendukung atau sekutu utama Corazon Aquino sampai dibunuh.

Masyarakat semakin marah dan menyerukan tuntutan agar Marcos melepas jabatannya sebagai Presiden.

Akhirnya, jutaan orang dalam gerakan people power atau aksi damai tak berdarah itu menjadi salah satu rangkaian revolusi EDSA yang berhasil menurunkan Ferdinand Marcos dari jabatan Presiden Filipina, tepat pada 25 Februari 1986.

Ferdinand Marcos kemudian melarikan diri bersama keluarga dan sekutunya ke Hawai, Amerika Serikat.

Namun di sana ia dituduh menggelapkan uang negara dan pinjaman dari luar negeri untuk kepentingannya dan kroni-kroninya dan ditetapkan bersalah.

Secara umum, rezim Marcos sama dengan rezim Orde Baru di Indonesia, dengan karakteristik yang hampir sama.

Marcos memiliki visi Bagong Lipunan (Masyarakat baru), di mana doktrinnya adalah "orang miskin dan kaya harus bekerjasama satu sama lain untuk menuju satu tujuan masyarakat dan mencapai kebebasan melalui kesadaran diri".

Karakter rezim ini yang serupa Orde Baru adalah lebih menekankan pembangunan ekonomi negara, yang banyak memanfaatkan pinjaman dari luar negeri. (TribunWow.com/Nanda)

TONTON JUGA

Halaman 3/3
Tags:
Amien RaisPrabowo SubiantoSandiaga Uno
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved