Terkini Internasional

Transaksi Jual Beli Ginjal Sering Dilakukan di Kenya, Tawarkan via FB hingga Ngerinya 'Pasar Gelap'

Tahukah Anda jika ginjal manusia bisa bernilai sekitar 150.000 dolar AS, atau sekitar Rp2 milliar jika dijual di pasar gelap.

Transaksi Jual Beli Ginjal Sering Dilakukan di Kenya, Tawarkan via FB hingga Ngerinya 'Pasar Gelap'
THINKSTOCK
Ilustrasi operasi bedah. 

Namun dari hal itu sangat sedikit mereka yang bisa kembali ke rumah hidup-hidup, perincian penjualan ini juga diungkapkan oleh seorang pengacara beranama Isaac Baraza.

"Inilah yang kami sebut kejahatan tanpa korban, seseorang mau menjual ginjal mereka tanpa membahasnya dengan anggota keluarga," kata Baraza.

"Begitu mereka meninggalkan negara itu untuk menyumbangkan ginjalnya, para penjual mengambil keuntungan dan tidak hanya memanen ginjal mereka, tetapi juga organ tubuh lainnya. Saat kembali di Kenya, tidak ada yang tahu di mana orang muda itu menghilang," tambah Isaac Baraza.

Secara Global peningkatan permintaan akan transplantasi ginjal sangat populer, dan sangat menguntungkan hampir di seluruh dunia.

Ginjal adalah salah satu organ paling dicari saat ini.

Menurut PBB, sekitar 10.000 ginjal ilegal ditransplantasikan setiap tahunnya.

Brenton Tarrant, Teroris Penembakan Masjid di Selandia Baru Klaim Berhak Dapatkan Nobel Perdamaian

Salah satu kisah dari Leviticus Awino misalnya, pria 25 tahun ini menjual ginjalnya seharga 2 milliar Shiling Kenya atau sekitar Rp285 Milliar melalui Facebook.

Ada juga, Vanslow (24), pemuda ini juga menjual ginjalnya di Facebook, dia mengatakan "Saya menjual ginjal saya karena saya memiliki masalah keuangan. Golongan darah saya adalah O + dan saya bukan perokok."

Mereka mengatakan, siapa saja yang tertarik dengan ginjalnya bisa menghubunginya melalui Facebook, di mana dia juga mencantumkan nomor telepon dan emailnya.

Menurut, Dr John Ong'ech dari Rumah Sakit Nasional Kenyatta, negara tersebut memiliki 6 juta penderita diabetes dan lebih dari 2 juta membutuhkan transplantasi ginjal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Intisari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved