Terkini Internasional

Transaksi Jual Beli Ginjal Sering Dilakukan di Kenya, Tawarkan via FB hingga Ngerinya 'Pasar Gelap'

Tahukah Anda jika ginjal manusia bisa bernilai sekitar 150.000 dolar AS, atau sekitar Rp2 milliar jika dijual di pasar gelap.

Transaksi Jual Beli Ginjal Sering Dilakukan di Kenya, Tawarkan via FB hingga Ngerinya 'Pasar Gelap'
THINKSTOCK
Ilustrasi operasi bedah. 

"Ginjal adalah saringan tubuh yang membersihkan 180 liter cairan setiap hari. Manusia bisa bertahan hidup dengan 1 ginjal, tetapi lebih baik memiliki keduanya, karena itu akan sangat penting bagi tubuh Anda," kata Dr Ong'ech.

Menurutnya, anak muda yang menjadi target kertel ini adalah karena kejantanannya dan mereka sebagian besar adalah pengangguran.

Sebagai praktisi medis, Dr Ong'ech mengakui pengambilan organ, baik secara paksa atau dengan persetujuan pemilik, adalah industri yang berkembang pesat di Kenya

"Satu orang membutuhkan ginjal untuk bertahan hidup, dan orang lain membutuhkan uang," katanya.

Menurut laporan Baraza, orang-orang mungkin diculik, dibunuh, dan dijual, terutama adalah anak-anak, kemudian mereka akan diambil organnya. 

Merasa Hancur setelah Lihat Video Penembakan Masjid di Selandia Baru, Keluarga Pelaku Minta Maaf

Cara lain bagi broker untuk mendapatkan organ adalah melalui penipuan atau paksaan.

Ada beberapa kasus di mana korban akan pergi ke dokter atau rumah sakit untuk penyakit atau kecelakaan yang tidak berhubungan, tetapi ginjal orang tersebut diangkat tanpa sepengetahuan atau persetujuan mereka.

Ada juga tuduhan bahwa pejabat kedutaan negara Timur Tengah tertentu di Nairobi telah memfasilitasi transplantasi ginjal komersial di luar negeri.

Masalahnya sepertinya juga telah tersebar luas. 

Pada tahun 2003, jaringan pengadaan ginjal ilegal ditemukan di Afrika Selatan di mana lebih dari 100 transplantasi ginjal ilegal dilakukan di Rumah Sakit St. Augustine pada tahun 2001 dan 2002.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Claudia Noventa
Sumber: Intisari
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved