Kabar Tokoh
Fahri Hamzah Sebut Lapas Cipinang Overload: Tidak Semua Orang Harus Ditahan
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah meninjau Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas ( LP) Cipinang, Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Penulis: Ananda Putri Octaviani
Editor: Wulan Kurnia Putri
TRIBUNWOW.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah meninjau Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas (LP) Cipinang, Jakarta, Selasa (29/1/2019).
Hal tersebut seperti disampaikan Fahri Hamzah melalui video yang diunggah di saluran YouTube Fahri Hamzah Official.
Fahri memaparkan, dirinya mampir ke Lapas Cipinang untuk meninjau ruangan tempat narapidana ditahan, sekaligus bertemu dengan Ahmad Dhani.
• Kunjungi Lapas Cipinang, Fahri Hamzah Usul Ahmad Dhani Ditahan di Mako Brimob Sama seperti Ahok
"Seperti biasa saya memang sering mampir, dan kebetulan ada kasus besar juga yang dianggap oleh masyarakat cukup menarik perhatian," katanya.
Fahri memaparkan, dirinya sempat bertemu sebentar dengan Ahmad Dhani yang ditahan di sana.
"Juga meninjau ruangan-ruangan, tempat narpidana di sana, sahabat dan saudara kita yang sedang menjalani masa sebagai warga binaan," imbuhnya.
Fahri memang diketahui kerap berkunjung ke sejumlah lapas untuk melakukan pengecekan.
"Dan ini dulu waktu saya menjadi pimpinan komisi III, faktanya (kondisi lapas) masih sama," ujar Fahri.
"Lapas itu masih overload semua. Kalau ini empat banding satu sebenarnya kapasitasnya. Satu (sel) ditempati oleh empat orang," papar Fahri Hamzah.
• Fahri Hamzah Sebut Ahmad Dhani akan Naik Kelas apabila Mau Melakukan Hal Ini
Menurut Fahri, Lapas Cipinang ini jika ditinjau dari sisi hak asasi manusia, masih belum memadai.
Fahri lantas memaparkan, kedepannya, perlu ada reformasi hukum yang memungkinkan agar tidak terlalu banyak orang yang harus ditahan.
"Karena semua lapas itu overload. Dan yang berbahaya lagi karena mayoritasnya itu narkoba," ungkapnya.
"Seperti disini, 70 persen (narapidana kasus) narkoba," sambungnya.
Fahri lantas mengatakan, banyaknya narapidana narkoba di dalam satu lapas itu bisa berbahaya.
Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi sebab adanya upaya-upaya untuk mengedarkannya kembali di dalam lapas.