Kabar Tokoh
Sindir Jokowi soal Penurunan Bunga KUR, Ferdinand Hutahaean: Bapak Dapat Data dari Mana Sih?
Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mempertanyakan data yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Penulis: Laila N
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
TRIBUNWOW.COM - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mempertanyakan data yang diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui laman Twitter @Ferdinand_Haean yang diunggah pada Kamis (30/11/2018).
Awalnya, Jokowi mengatakan jika pemerintah berpihak pada Usaha Mikro dan Menengah (UMKM).
Jokowi bahkan menyebutkan telah menurunkan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR).
"Pemerintah berpihak kepada 62 juta UMKM di Indonesia. Untuk mereka, kita menurunkan bunga kredit KUR dari 23% ke 7%, PPh Final dari 1% jadi 0,5%.
• Tanggapi Klarifikasi KNKT, Hotman Paris: Betapa Sakit Hatinya Keluarga Korban Lion Air Dengar Ini
Begini-begini, saya alumnus UMKM. Keluarga saya juga UMKM, jual martabak, jual pisang. Jangan ragu komitmen saya terhadap UMKM," tulis Jokowi.
Menanggapi hal tersebut, Ferdinand Hutahaean mempertanyakan data yang digunakan Jokowi.
Menurut Ferdinand, bunga KUR di Indonesia belum pernah mencapai 23 persen.
"Sy tau bapak ini jarang baca. Perpres yg mau di tt sj tdk di baca.
Bunga KUR dmn pak pernah 23% ?
Setau sy di Indonesia tdk pernah bunga KUR 23%, Bapak dpt data dr mana sih?
Lagipula menurunkan suku bunga itu bukan prestasi pak, itu cm soal kebijakan yg tak perlu jd kampanye," tulisnya.
• Galang Sumbangan Kampanye, Prabowo-Sandi Sudah Kantongi Lebih dari Rp2 Miliar

Sementara itu, melalui akun Instagramnya, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia harus menjadi ladang bagi usaha-usaha kecil.
Hal itu ia sampaikan di depan peserta Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Surakarta, Jawa Tengah.
"Indonesia harus menjadi ladang bagi tumbuh suburnya usaha mikro, kecil, dan menngah (UMK).
Maka iyu, mereka harus memperoleh kemudahan dalam berusaha," tulis Jokowi.