Cerita Selebriti
4 Stasiun TV yang Siarkan Penggerebekan Vicky-Angel Ditegur KPI, Deddy Corbuzier: Bukan Jalan Keluar
Deddy Corbuzier mengatakan jika tak ada dampak signifikan jika 4 stasiun TV yang tayangkan adegan penggerebekan Vicky-Angel diberi sanksi.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Claudia Noventa
TRIBUNWOW.COM - Deddy Corbuzier merupakan satu di antara selebriti Indonesia yang tidak sungkan untuk bicara blak-blakan di sosial medianya.
Melalui video yang diunggah Deddy Corbuzier pada Selasa (29/11/2018), pacar dari Sabrina Chairunnisa ini mengutarakan pemikirannya tentang percekcokan Angel Lelga dan Vicky Prasetyo yang ditayangkan beberapa televisi Indonesia.
Dalam video berjudul "BERAPA RUPIAH SETTINGAN VICKY DAN ANGEL? (Di SIKAT KPI FINALLY!)", Deddy Corbuzier bercerita jika ia dikabari oleh Yuliandre Darwis (Ketua KPI Pusat) mengenai sanksi tertulis untuk empat stasiun televisi yang menayangkan adegan penggerebekan Angel Lelga yang dilakukan Vicky Prasetyo.
• Pacar Deddy Corbuzier, Sabrina Chairunnisa Ungkap Sebab Diet kerap Gagal meski Sudah Mati-matian

• KPI Beri Sanksi kepada 4 Stasiun TV yang Tayangkan Penggerebekan Angel Lelga oleh Vicky Prasetyo
Deddy Corbuzier mengapresiasi langkah KPI, lantaran ia sebelumnya juga sudah menyinggung KPI yang seolah tidak cepat bertindak menanggapi adegan penggerebekan Angel Lelga oleh Vicky Prasetyo yang tidak mendidik itu.
"This is good!" ujar Deddy Corbuzier sambil bertepuk tangan.
Namun, Deddy Corbuzier kemudian menanyakan efek yang didapat oleh pihak stasiun televisi yang mendapat sanksi tertulis dari KPI.
Menurut Deddy Corbuzier, sanksi tersebut tidak akan memberi dampak signifikan lantaran produser serta artis yang terlibat dalam acara yang menurutnya settingan tidak ambil pusing soal teguran itu.
• Soal Penggerebekan Vicky Prasetyo di Rumah Angel Lelga, Deddy Corbuzier Pertanyakan Peran KPI
Deddy Corbuzier menyebut jika teguran bukanlah masalah, asal angka rating serta sharing dari acara televisi tersebut tinggi dan ditonton oleh masyarakat.
Ayah dari Azka Corbuzier itu pun juga menyebut bahwa memang tidak ada jalan keluar untuk kasus ini, dan jalan keluar hanya bisa dilakukan dari sudut pola pikir penonton.
"Memang tidak ada jalan keluar, jalan keluarnya dari penonton," tegas Deddy Corbuzier.
Deddy Corbuzier bukan bermaksud untuk melarang masyarakat Indonesia berhenti menonton acara settingan yang tidak mendidik, namun ia menekankan untuk menonton acara tersebut sebagai hiburan semata.
"Kalau mau nonton, nonton aja untuk diketawain gitu, tapi jangan dipikir bahwa hal-hal tersebut tuh benar-benar terjadi," pesan Deddy Corbuzier.
• Deddy Corbuzier Beri Nasihat untuk Antargenerasi: Hidup Harus Sombong, tapi Ada yang Disombongin
Sebelumnya diberitakan Kompas.com pada Rabu (28/11/2018), Ketua KPI Pusat akhirnya menyatakan telah memberikan sanksi berupa teguran tertulis kepada empat stasiun televisi yang menayangkan adegan penggerebekan tersebut.
"Selasa kemarin, kami langsung mengadakan rapat pleno dan memutuskan memberi sanksi untuk program-program yang dinilai melanggar aturan P3 dan SPS KPI,” kata Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, dalam surat sanksi untuk empat stasiun televisi yang ia tanda tangani, pada Rabu (28/11/2018) siang.
Empat stasiun televisi yang dianggap melanggar ketentuan KPI adalah RCTI (Silet), Trans TV (Insert Pagi, Insert Siang, Insert Today), iNews TV (Silet, Intens Reborn), dan Trans 7 (Selebrita Pagi).
• Deddy Corbuzier Marah-marah hingga Keluarkan Kata Kasar Komentari Kabar soal Gading dan Gisel