Cerita Selebriti

KPI Beri Sanksi kepada 4 Stasiun TV yang Tayangkan Penggerebekan Angel Lelga oleh Vicky Prasetyo

KPI memberikan sanksi tertulis kepada empat stasiun televisi yang menyiarkan adegan penggerebekan Angel Lelga oleh Vicky Prasetyo.

KPI Beri Sanksi kepada 4 Stasiun TV yang Tayangkan Penggerebekan Angel Lelga oleh Vicky Prasetyo
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis 

TRIBUNWOW.COM - Kasus penggerebekan rumah Angel Lelga yang dilakukan oleh suaminya sendiri, Vicky Prasetyo pada Senin (19/11/2018) sempat menghebohkan publik.

Kasus penggerebekan tersebut menyita perhatian masyarakat karena dinilai cukup kontroversial, di mana Vicky Prasetyo menggerebek Angel Lelga dengan mengajak keluarga, awak media, polisi, hingga ketua RT setempat.

Adegan penggerebekan tersebut sempat ditayangkan oleh beberapa stasiun televisi dan menjadi konsumsi publik.

Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga jam 2 dinihari. Didampingi polisi, Vicky dobrak pintu kamar Angel Lelga.
Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga jam 2 dinihari. Didampingi polisi, Vicky dobrak pintu kamar Angel Lelga. (Youtube Master Uya Kuya)

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Rabu (28/11/2018), Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis akhirnya menyatakan jika KPI memberikan sanksi berupa teguram tertulis kepada empat stasiun televisi yang menayangkan adegan penggerebekan tersebut.

Soal Penggerebekan Angel Lelga, Vicky Prasetyo Akui Sudah Coba Selesaikan secara Baik-baik

"Selasa kemarin, kami langsung mengadakan rapat pleno dan memutuskan memberi sanksi untuk program-program yang dinilai melanggar aturan P3 dan SPS KPI,” kata Ketua KPI Pusat, Yuliandre Darwis, dalam surat sanksi untuk empat stasiun televisi yang ia tanda tangani pada Rabu (28/11/2018) siang.

Empat stasiun televisi yang dianggap melanggar ketentuan KPI adalah RCTI (Silet), Trans TV (Insert Pagi, Insert Siang, Insert Today), iNews TV (Silet, Intens Reborn), dan Trans 7 (Selebrita Pagi).

Empat stasiun televisi tersebut dianggap melanggar Pasal P3 dan SPS KPI tahun 2012 tersebut, antara lain Pasal 13, Pasal 14 Ayat (2) dan Pasal 21 Ayat (1) P3 (Pedoman Perilaku Penyiaran) serta Pasal 13 Ayat (1), Pasal 15 Ayat (1) dan Pasal 37 Ayat (4) huruf a SPS (Standar Program Siaran).

Yuliandre mengungkapkan jika sanksi tersebut dihasilkan dari proses analisis bahan dan bukti yang sudah dikumpulkan.

Sebelum Gerebek Rumah Angel Lelga, Vicky Prasetyo Akui Masih Ingin Pertahankan Rumah Tangganya

Hal ini sesuai dengan kewenangan KPI yang mengambil tindakan pasca tayang, bukan sebelum atau pra-tayang.

Menurut keterangan KPI, keempat stasiun televisi tersebut menayangkan adegan penggerebekan rumah Angel Lelga saat diduga sedang bersama seorang pria di dalam kamarnya.

Selain itu, ditayangkan pula adegan saat Vicky Prasetyo memanjat pagar rumah, mendobrak pintu rumah dan kamar, hingga adegan cekcok antara Vicky beserta keluarganya dengan Angel Lelga.

Sebelum Gerebek Angel Lelga, Vicky Prasetyo Lakukan Investigasi dengan Sadap Komunikasi Istrinya

Menurut KPI, penayangan adegan penggerebekan tersebut termasuk tindakan pelanggaran atas ketentuan tentang kewajiban program siaran menghormati hak privasi, kewajiban program siaran memperhatikan, dan melindungi kepentingan anak serta larangan program siaran menampilkan muatan yang mendorong remaja belajar tentang perilaku tidak pantas.

Sebelumnya, Deddy Corbuzier melalui unggahan Instagram-nya pada Kamis (22/11/2018) juga sempat menunjukkan kegeramannya lantaran kasus penggerebekan tersebut ditayangkan di televisi dan mempertanyakan kinerja KPI yang ia anggap tidak segera bertindak menanggapi penayangan tersebut.

(*)

Ikuti kami di
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: KOMPAS
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved