Pembunuhan Satu Keluarga
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi dalam Empat Hari Tertangkap, Ini Rangkuman Penyelidikan
Terhitung empat hari sejak ditemukannya tewas satu keluarga di yang menjadi korban pembunuhan di Bekasi. Ini alur polisi menangkap pelakunya.
Penulis: Roifah Dzatu Azma
Editor: Claudia Noventa
Setelah itu, polisi langsung mendatangi lokasi kos Alif pada Rabu (14/11) pagi, untuk melihat mobil Nissan X-Trail dan kamar kontrakan yang hendak disewa terduga pelaku HS.
• Nasib Anjing Peliharaan Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi setelah Sempat Tak Terurus
Polisi tangkap HS saat akan mendaki gunung
Dilansir dari Kompas.com, Kamis (15/11/2018), polisi mendapatkan info dari masyarakat bahwa HS berada di Garut, sehingga tim langsung menuju ke lokasi dan melakukan pelacakan.
HS diamankan polisi pada malam hari pukul 22.00 WIB saat ia akan mendaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat.
Dalam tas HS ditemukan sejumlah barang bukti berupa kunci mobil merek Nissan, HP, dan uang Rp 4 juta.
"Sampai di Garut kami dapatkan HS ada di di kaki Gunung Guntur. Di sana dia berada di saung atau rumah katanya akan mendaki gunung.
Setelah kami geledah tasnya ada kunci mobil merek Nissan dan HP dan uang Rp4 juta," papar Argo.
• Jadi Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi, HS Sempat Buang Barang Bukti dan Tak Mengaku
HS akui membunuh dengan linggis dan cekik anak korban
Dilansir dari TribunJakarta.com, Jumat (16/11/2018), Argo mengatakan, dalam pemeriksaan HS, ia telah mengaku membunuh keluarga Diperum.
Kepada polisi ia mengaku menghabisi Diperum Nainggolan dan Maya Ambarita menggunakan linggis.
Dan linggis yang digunakan HS diakuinya telah dibuang di kawasan Kalimalang.
"Ya, HS membuang linggis tersebut," kata Argo.
Kemudian, diungkapkan Argo, setelah membunuh Diperum dan istrinya, HS sempat mengaku, kedua anak korban, Sarah dan Arya keluar dari kamar untuk melihat kondisi orang tuanya.

Namun, HS menghalangi langkah keduanya dan meminta mereka kembali tidur.
"Haris menenangkan dua anak Diperum dan bilang 'Tidur lagi sana, Mama cuma sakit kok'," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/11/2018).
• Live Streaming MotoGP Valencia, Pembuktian Valentino Rossi untuk Tampil Konsisten